Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Pemain Persekat Tegal Tahan Imbang Sumsel United 1-1

Ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Wesley Tingey)
Ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Wesley Tingey)
Intinya sih...
  • Persekat Tegal tampil dengan susah payah, mendominasi sepanjang 20 menit awal namun tempo permainan menurun di paruh babak pertama.
  • Bermain dengan sepuluh pemain, Persekat Tegal berhasil membuka keran gol pada babak kedua, namun Sumsel United mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti.
  • Persekat Tegal nirkalah dalam dua laga terakhir, tetap bersaing di papan bawah klasemen sementara grup barat Championship 2025/2026.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tegal, IDN Times - Persekat Tegal meraih hasil kurang maksimal pada laga ke-14 Grup Barat Championship 2025/2026. Mereka ditahan imbang Sumsel United di kandang sendiri. Berlaga di Stadion Trisanja, Tegal, Sabtu (3/1/2026) sore, bentrok kedua kesebelasan berakhir 1-1.

Meskipun demikian, ini tetap menjadi hasil penting bagi Persekat. Tambahan satu poin menjaga harapan tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu untuk keluar dari zona merah. Itu wajib dilakukan jika Persekat tidak ingin turun kasta musim depan.

1. Persekat Tegal tampil dengan susah payah

Persekat Tegal sebenarnya memulai pertandingan dengan percaya diri. Mereka tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan. Bahkan, Laskar Ki Gede Sebayu mendominasi sepanjang 20 menit awal.

Peluang pertama Persekat tercipta pada menit ke-8. Mereka nyaris mencetak gol melalui kontribusi Rocky Mandosir. Hanya saja, kesempatan ini tidak berbuah manis setelah upaya tendangan Mandosir diblok kiper Sumsel United.

Laskar Ki Gede Sebayu kembali mengancam gawang Sumsel United pada menit ke-16. Peluang ini diciptakan Marcus Vinicius. Pemain asing kelahiran 19 April 2000 itu hampir mencetak gol lewat tendangan dari luar kotak penalti. Namun, sepakan bola Marcus masih melenceng tipis di atas gawang Sumsel United.

Memasuki paruh babak, tempo permainan Persekat menurun. Ini dimanfaatkan Sumsel United untuk bermain lebih menekan. Tim asal Sumatera Selatan pun menciptakan beberapa peluang lewat Juninho Cabral pada menit ke-28, Diego Pires Dalloca pada menit ke-33, dan Nathan Fariel pada menit ke-39. Namun, tak ada yang berbuah gol hingga babak pertama tuntas.

2. Bermain dengan sepuluh pemain, Persekat Tegal menandingi Sumsel United

Persekat Tegal terlihat lebih baik pada babak kedua. Mereka langsung tancap gas untuk menginvasi sektor pertahanan Sumsel United. Upaya ini membuat Laskar Ki Gede Sebayu kembali mempertontonkan skema permainan atraktif.

Bahkan, upaya tersebut membuahkan hasil. Persekat Tegal berhasil membuka keran gol pada menit ke-56. Gol ini tercipta lewat penyelesaian akhir Rocky Mandosir. Pemain asal Papua itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan sepak pojok.

Gol tersebut lantas mendapat respons dari Sumsel United. Tim berjuluk The Fireball langsung meningkatkan intensitas serangan. Bahkan, mereka mampu mencetak gol penyama kedudukan lewat kontribusi Juninho Cabral pada menit ke-77. Gol ini tercipta dari tendangan penalti.

Nasib sial menimpa Persekat Tegal pada menit ke-85. Mereka mesti bermain dengan sepuluh pemain setelah Faisal Ramadani diganjar kartu merah. Sebelumnya, hukuman diberikan karena Faisal melakukan pelanggaran keras kepada pemain Sumsel United.

Persekat sebenarnya tetap agresif meski kehilangan satu pemain. Mereka terus menciptakan peluang demi mencetak gol pembeda. Hanya saja, hingga laga bubaran, Laskar Ki Gede Sebayu mengalami kebuntuan. Ini membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

3. Persekat Tegal nirkalah dalam dua laga terakhir

Hasil tersebut sekaligus menjaga rapor nirkalah Persekat Tegal. Pasalnya, Laskar Ki Gede Sebayu tidak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir Championship 2025/2026. Persekat melewati laga sebelumnya dengan kemenangan 1-0 atas Adhyaksa FC Banten pada 27 Desember 2025.

Rapor ini membuat Persekat tetap bersaing di peta persaingan grup barat. Mereka menempati peringkat ke-9 klasemen sementara dengan mengemas 14 poin. Meski terjerembap di papan bawah, Laskar Ki Gede Sebayu masih memiliki harapan untuk merangkak naik.

Kini, rintangan ke depan Persekat Tegal adalah menghadapi Sriwijaya FC. Pertandingan tersebut bakal bergulir pada Sabtu (10/1/2026). Mampukah Rocky Mandosir dkk melanjutkan tren nirkalah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest Sport Jawa Tengah

See More

Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Positif Saat Lawan PSS Sleman

04 Jan 2026, 23:35 WIBSport