Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Buntut Kerusuhan Suporter, PSIS Kena Sanksi Gelar Laga Tanpa Penonton!

Ricuh suporter saat laga PSIS Semarang VS PSS Sleman di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12/2023). (IDN Times/bt/Anggun P)
Ricuh suporter saat laga PSIS Semarang VS PSS Sleman di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12/2023). (IDN Times/bt/Anggun P)

Semarang, IDN Times - Buntut kerusuhan suporter pada laga PSIS Semarang VS PSS Sleman, Minggu (3/12/2023), berakhir dengan pemberian sanksi bagi tim tuan rumah. PSIS Semarang mendapat sanksi berat dari Komite Disiplin PSSI berupa tidak boleh menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim BRI Liga 1 2023/2024. 

1. PSIS langgar kode disiplin PSSI

Suporter PSIS Semarang rusuh di luar Stadion Jatidiri saat laga lawan Persis Solo, Jumat (17/2/2023). (dok. PSIS)
Suporter PSIS Semarang rusuh di luar Stadion Jatidiri saat laga lawan Persis Solo, Jumat (17/2/2023). (dok. PSIS)

Laskar Mahesa Jenar dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena terjadi pengulangan kejadian yang sama, yaitu keributan suporter PSIS Semarang dan suporter klub tamu.

"Merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Klub PSIS Semarang dikenakan sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah. Sanksi tersebut berlaku sejak keputusan ini diterbitkan dan pada pertandingan terdekat sampai dengan kompetisi BRI Liga 1 tahun 2023-2024 berakhir," tulis PSSI pada surat Komite Disiplin berisi sanksi untuk PSIS yang dikirim pada Rabu (6/12/2023) malam.

2. PSIS kena sanksi Rp25 juta

Pertandingan PSIS Semarang melawan Borneo FC di BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (28/7/2023). (dok. PSIS)
Pertandingan PSIS Semarang melawan Borneo FC di BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (28/7/2023). (dok. PSIS)

Selain itu, PSIS juga dikenakan sanksi denda sebesar Rp25 juta

Menanggapi hal tersebut, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa hukuman tersebut sangat berat dan di rasa kurang adil bagi klub.

"Ini hukuman sangat berat dan tidak adil karena larangan menggelar pertandingan dengan penonton hingga akhir musim. Yang kami sesalkan, kami itu justru jadi korban disini, kenapa justru dihukum seberat itu. Usaha Panpel juga sudah maksimal, dari awal hingga pada saat kejadian gerak cepat dan apa yang terjadi di stadion bisa segera diatasi dengan baik hingga semua pihak yang berada di stadion bisa pulang dengan selamat,’’ katanya, Kamis (7/12/2023).

3. PSIS ajukan banding

Pertandingan PSIS Semarang melawan Borneo FC di BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (28/7/2023). (dok. PSIS)
Pertandingan PSIS Semarang melawan Borneo FC di BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (28/7/2023). (dok. PSIS)

Menanggapi sanksi tersebut, PSIS akan mengajukan banding karena menganggap hukuman tersebut tidak adil.

"Kami akan mengajukan banding karena di dalam surat juga disebutkan bahwa kami dapat banding. Semoga masih ada titik cerah bagi kami untuk mendapatkan keadilan," tandas Yoyok.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anggun Puspitoningrum
Dhana Kencana
Anggun Puspitoningrum
EditorAnggun Puspitoningrum
Follow Us