Fakta Bomber Asing Persis Solo David "Roni" Gonzalez

Persis Solo banyak mengandalkan goal getter berkapasitas mumpuni saat mengarungi sengitnya Liga 1 Indonesia 2023/2024. Selain Ramadhan Sananta dan Fernando Rodriguez, Laskar Sambernyawa juga memiliki striker berdarah Spanyol. Ia adalah David Gonzalez, penyerang berusia 30 tahun.
Pemain yang lebih karib disapa Roni itu sudah menampilkan performa yang lumayan apik sejauh ini. Ia benar-benar menjadi salah satu mesin gol bagi Persis. Keberadaannya bisa dikatakan cukup mengangkat martabat Laskar Sambernyawa usai mampu bersaing dengan klub-klub lain di Liga 1 musim ini.
Roni sendiri merupakan sosok bomber yang memiliki segudang pengalaman di liga sepak bola Spanyol. Tercatat, ia pernah mencicipi sengitnya Piala Copa del Rey, LaLiga 2, dan beberapa liga yang berada di kasta bawahnya lagi. Berikut ini sepak terjang David "Roni" Gonzalez untuk selengkapnya.
1. Striker berdarah Spanyol yang berpengalaman

David "Roni" Gonzalez diketahui hampir menghabiskan masa karier sepak bolanya di Spanyol. Ia tercatat sudah menghabiskan kisaran 13 tahun berkiprah di negara sendiri. Selama itu, Roni setidaknya pernah membela tujuh klub Spanyol sepanjang kariernya.
Adapun tujuh klub yang pernah diperkuat Roni, di antaranya CD Covadonga, Real Oviedo Vetusta, CD Lealtad, Caudal Deportivo, UP Langreo, UD Logrones, dan Algeciras CF. Sang bomber diketahui memperkuat ketujuh klub itu dalam rentang waktu 2011—2023. Namun, Roni dominan berkiprah bukan di kasta terbaik selama di sana. Melainkan berkiprah di kasta ke-3 dan ke-4 LaLiga Spanyol.
2. Pernah bermain untuk klub LaLiga 2 Spanyol

Meski dominan berkiprah di kasta bawah, Roni juga pernah merasakan sengitnya atmosfer LaLiga 2 Spanyol alias kasta kedua di Liga Spanyol. Bahkan, ia melakukannya selama 2 periode, tepatnya pada 2015 dan 2020. Rinciannya pernah bermain untuk Real Oviedo Vetusta pada 2015/2016 serta bermain untuk UD Logrones pada 2020/2021.
Bersama Real Oviedo, kiprah Roni belum optimal karena usianya yang masih muda saat berkiprah di LaLiga 2 2015/2016. Sedangkan, bersama Logrones, sang bomber berhasil membukukan catatan yang lumayan apik di LaLiga 2 2020/2021. Roni diketahui meraup 3 gol dan 2 assist dari 33 pertandingan (1.348 menit bermain) pada musim itu.
3. Pernah mencicipi atmosfer Copa del Rey Spanyol

Roni rupanya pernah mencicipi atmosfer kompetisi yang lebih bergengsi dari LaLiga 2 Spanyol. Ia pernah bermain di Copa del Rey alias Piala Raja Spanyol sebelumnya. Bukan kaleng-kaleng, Roni bahkan melakukannya bersama 4 klub berbeda selama 4 periode pula di ajang itu.
Diketahui, Roni sempat bermain untuk Real Oviedo dengan 1 laga (32 menit) di Copa del Rey 2014/2015. Lalu membela Caudal Deportivo dengan 1 gol dari 3 laga (140 menit) di Copa del Rey 2016/2017. Selanjutnya, Roni bermain bersama UD Logrones dengan 2 laga (180 menit) di Copa del Rey 2019/2020.
Pada periode terbaru, Roni bermain untuk Algeciras CF di Copa del Rey 2021/2022. Ia membukukan statistik 1 laga dengan 44 menit tampil ketika itu. Meski statistik Roni tak dominan selama mentas di Copa del Rey, namun itu sudah menjadi capaian terbaik dalam kariernya. Sebab, ia tampil di salah satu ajang yang selalu diramaikan oleh beberapa klub jempolan Spanyol, laiknya Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.
4. Gabung Persis Solo, baru pertama kali main di luar Spanyol

Roni akhirnya mencoba hal berbeda dalam kariernya sejak Juli 2023. Ia memutuskan hijrah ke luar negeri untuk membela klub Indonesia. Roni resmi dipinang Persis Solo untuk mengarungi sengitnya Liga 1 Indonesia 2023/2024.
Menariknya, meski baru pertama kali mentas di luar Spanyol, adaptasi Roni berjalan dengan cepat. Itu terbukti setelah ia sukses mengemas 3 gol dan 2 assists dalam 14 laga (965 menit tampil) bareng Persis. Sejauh ini, Roni hanya melewatkan satu laga absen bersama Laskar Sambernyawa di Liga 1 2023/2024.
David "Roni" Gonzalez membawa Persis Solo bersaing di papan tengah klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2023/2024. Hingga 15 pekan pertandingan berjalan, mereka masih berada di peringkat ke-11 dengan torehan 20 poin. Mampukah Roni mendongkrak peringkat Laskar Sambernyawa hingga paruh putaran pertama Liga 1 berakhir?