Persiku Kudus tak mampu bermain optimal ketika melawan PSMS Medan. Bahkan, tim besutan Pelatih Kahudi Wahyu Widodo ini langsung memperlihatkan kerapuhan lini pertahanan mereka sejak awal pertandingan. Itu terbukti setelah Persiku dihukum lewat dua gol cepat pemain PSMS asal Brasil, Phillerson, pada menit ke-7 dan ke-11.
Persiku mencoba meningkat tempo permainan setelah kecolongan. Macan Muria sesekali mengandalkan skema serangan balik. Namun, soliditas mereka masih terlihat kesulitan dalam menembus barisan belakang PSMS Medan.
Sialnya, Persiku mengemban beban lebih berat saat memasuki paruh babak. Mereka dipaksa mengakui keunggulan PSMS Medan setelah mencetak tiga gol tambahan. Gol diciptakan oleh Muhammad Ragil pada menit ke-19. Lalu, dua gol penyerang asal Spanyol, Javier Siverio melengkapi keunggulan PSMS Medan 5-0 hingga babak jeda.
Lini pertahanan Persiku yang dinakhodai Willian Correia dan Nurhidayat tampil di bawah performa sejauh babak pertama. Terlebih, Rangga Pratama juga tidak menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang Macan Muria. Persoalan ini semestinya wajib dibenahi Persiku demi menampilkan performa lebih baik pada babak kedua.