Semarang, IDN Times – PSIS Semarang terus memperkuat komposisi skuad jelang kompetisi musim 2026/2027. Kali ini, Laskar Mahesa Jenar resmi mengamankan tanda tangan Andy Setyo Nugroho, bek tengah berpengalaman yang musim lalu memperkuat PSIM Yogyakarta.
Perkuat Tembok Pertahanan, PSIS Semarang Rekrut Bek Timnas Andy Setyo

1. Tambahan penting di lini belakang
Kehadiran pemain asal Pati tersebut menjadi tambahan penting di lini belakang PSIS yang tengah dipersiapkan untuk mengejar target promosi kembali ke Super League.
Andy bukan nama baru di sepak bola nasional. Sepanjang kariernya, bek berusia matang itu telah memperkuat sejumlah klub Indonesia dan pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia, baik di kelompok umur maupun level senior. Pengalaman tersebut menjadi modal yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertahanan PSIS pada musim ini.
2. Pengalaman Andy di kompetisi nasional
Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika mengatakan, manajemen menilai pengalaman Andy di kompetisi nasional dan tim nasional menjadi salah satu alasan utama perekrutan pemain tersebut.
“Kami senang mengumumkan rekrutan baru berikutnya, Andy Setyo, setelah sebelumnya beberapa pemain baru juga telah bergabung dengan tim PSIS. Manajemen PSIS yakin dengan kemampuan dari Andy Setyo mengingat kiprahnya bersama tim-tim di Indonesia dan di timnas. Semoga Andy Setyo bisa turut membawa Laskar Mahesa Jenar promosi ke Super League,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
3. Keseriusan manajemen bentuk tim yang kompetitif
Masuknya Andy Setyo sekaligus mempertegas fokus PSIS membangun fondasi pertahanan yang lebih kokoh setelah melakukan sejumlah perombakan skuad untuk menghadapi musim baru. Pengalaman bermain di level tertinggi kompetisi nasional hingga panggilan ke tim nasional diharapkan mampu memberi stabilitas, baik di dalam pertandingan maupun di ruang ganti.
Dengan bergabungnya Andy Setyo, PSIS menambah daftar pemain anyar yang didatangkan pada bursa transfer musim ini. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan manajemen membentuk tim yang kompetitif untuk mengakhiri perjuangan di kasta kedua dan mengembalikan Laskar Mahesa Jenar ke level tertinggi sepak bola Indonesia.