Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Piala Dunia U-17 Mali vs Uzbekistan, Diuntungkan Teknologi VAR
Pertandingan Mali vs Uzbekistan di Piala Dunia U17 di Stadion Manahan, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times - Pertandingan pembuka Piala Dunia U-17 Grub B di Stadion Manahan Solo antara Mali U-17 vs Uzbekistan U-17 digelar di Stadion Manahan Solo, Jumat (10/11/2023) pukul 16:00 WIB berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Mali.

1. Unggul di babak pertama

Selebrasi Timnas Mali usai catak gol di babak pertama. (IDN Times/Larasati Rey)

Tiga gol kemenangan Mali dicetak oleh striker bernomor 17, Mamadou Doumbia. Masing-masing pada menit ke 29, menit ke 70 dan 71.

Kemenangan tersebut membuat tim berjuluk The Eagle itu untuk sementara memimpin Grup B dengan poin 3. Ditambah animo penonton asal Mali memadati Stadion Manahan, Solo.

Di babak awal pertandingan Timnas Mali U-17 mendominasi jalannya permainan. Gol pertama diciptakan pada menit ke 29 oleh Mamadou Doumbia yang memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Uzbekistan.

Memasuki menit akhir Uzbekistan U-17 belum bisa berbuat banyak. Anak asuh Jamoliddin Rakhmatullaev belum sekalipun mencacat peluang berbahaya. Gol 1-0 bertahan hingga menit akhir pertandingan.

2. Diuntungkan dengan teknologi VAR.

Wasit melihat VAR saat laga Mali vs Uzbekistan. (IDN Times/Larasati Rey)

Memasuki babak kedua, tidak terjadi banyak perubahan. Kedua tim masih serang. Namun Timnas Mali yang diasuh Soumaila Coulibaly masih mendominasi jalannya permainan.

Memasuki menit ke 70 Mali diuntungkan dengan penggunaan teknologi VAR. Wasit Tejera menghadiahi Mali pinalti setelah melihat hasil rekaman. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Mamadou Doumbia untuk mencetak gol keduanya.

Selang satu menit, gol ketiga Mali kembaki diciptakan oleh Doumbia. Berhasil mencetak hattrick ia memanfaatkan umpan matang dari Ibrahim Kanate di depan gawang Uzbekistan.

Kedudukan 3-0 untuk kemenangan Mali U-17 pun bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih Mali, Soumaila Coulibaly engaku jika timnya mengawali pertandingan pertama dengan hasil yang bagus. Kendati ia mengalami kesulitan di menit ke-20. Namun akhirnya Mali berhasil keluar dari tekanan dan menbuah satu gol di babak pertama.

"Sekali lagi, ini merupakan young team. Kadang mereka main bagus, kadang main kurang. Namun saya pikir, Senin akan lebih ketat," jelasnya.

3. Mali bawa banyak suporter

Suporter Timnas Mali di Stadion Manahan Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Eurofia Piala Dunia U17 ini dirasakan oleh para suporter Mali. Salah satu suporter Mali, Benz mengaku jauh-jauh datang dari Benua Afrika hanya untuk mendukung tim kesayangannya. Ia bersama teman-temannya begitu antusias dan berharap Mali bisa menang.

Ia bahkan memprediksi hasil pertandingan 3-0 untuk mali. "Saya senang sekali disini, saya harap Mali bisa menang 3-0 di pertandingan pembuka ini," ujarnya.

Editorial Team

Related Article