Bekas Sarang Kelelawar Diubah Jadi Rumah Heritage Istana Batik Keris

Merupakan bangunan peninggalan zaman kolonial

Solo, IDN Times - Bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo bersama wakil walikota dan Sekda menghadiri acara Soft Opening Heritage Istana Batik Keris. Bangunan zaman kolonial yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No.1 Purwosari, Laweyan, Solo tersebut dulunya adalah sarang kelelawar.

Baca Juga: Mengintip Lokasi Rekreasi Keluarga Keraton Solo Yang Sedang Bersolek

1. Bekas rumah kelelawar atau Omah Lowo

Bekas Sarang Kelelawar Diubah Jadi Rumah Heritage Istana Batik KerisBangunan luar Rumah Heritage Istana Batik Keris. Dok/Humas Pemkot Solo.

Bangunan yang kini menjadi rumah Heritage Istana Batik Keris ini duluhanya adalah rumah terbengkalai dan menjadi rumah kelelawar atau dalam bahasa Jawa dikenal sebagai Omah Lowo.

Rumah peninggalan zaman kolonial Belanda tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun, bangunan tersebut diperkirakan dibangun sejak tahun 1920.

Bangunan yang menempati lahan seluas 4.000 meter persegi tersebut, adalah rumah milik leluhur suami Lina Tjokrosaputro yang bernama Sie Djian Ho. Lina sendiri merupakan pemilik Rumah Heritage Istana Batik Keris.

2. Dijadikan rumah batik di Laweyan

Bekas Sarang Kelelawar Diubah Jadi Rumah Heritage Istana Batik KerisSusana di dalam Rumah Heritage Istana Batik Keris. Dok/Humas Pemkot Solo.

Di Hari Batik Nasional ini, Omah Lowo kini dijadikan sebagai rumah batik heritage milik perusahaan Batik Keris. Sang pemilik, Lina Tjokrosaputro mengatakan dijadikannya bangunan kolonial tersebut kerena terinspirasi dari cita-cita alm. Hadianto Tjokrosaputro Istana Batik Keris (IBK) digunakan sebagai galeri display dan pusat kerajinan batik nusantara.

"Harapan kami tempat ini benar-benar menjadi destinasi pariwisata beserta dengan pelestariannya. Pelestarian bangunan yang sudah 1 abad, pelestarian batik tradisional, dan pelestarian kerja sama batik keris dengan UMKM lainnya," jelasnya.

3. Bangunan terdiri dari tiga bagian

Bekas Sarang Kelelawar Diubah Jadi Rumah Heritage Istana Batik KerisBangunan Rumah Heritage Istana Batik Keris. Dok/Humas Pemkot Solo.

Bangunan desain kolonial ersebut terdiri dari 3 bangunan utama meliputi gedung liberty, gedung batik keris, dan gedung cafe dan resto keris. Dimana pada bangunan utama diperuntukan sebagai galeri koleksi Batik Keris. Bangunan kedua yang berada di bagian tengah Rumah Heritage adalah gerai Batik Keris untuk koleksi fashion hingga produk–produk kerajinan dari para UMKM.

Dan pada bangunan ketiga tenga terletak di sisi kanan digunakan untuk cafe Keris Café & Kitchen. Cafe ini mengusung konsep cozy serta “instagramable” yang menyediakan pilihan menu khas Kota Solo hingga kopi–kopi lokal Indonesia.

Baca Juga: Hari Batik Nasional, Ganjar Tantang Millennial Jateng Inovasi Batik

Topik:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya