Comscore Tracker

Teh Hitam Gambyong, Signature Teh Rasa Kopi Dari Kebun Teh Kemuning

Produksi teh rumahan yang paling dicari oleh wisatawan

Karanganyar, IDN Times - Berbeda dengan teh biasanya, teh Hitam Gambyong asal Dusun Mbadan RT 04/07, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah ini memiliki cita rasa yang khas. Dimana rasa teh yang setelah diseduh memiliki rasa kopi baik dari aroma hingga rasanya.

Baca Juga: Instagramable, 10 Potret Indahnya Wisata Rumah Atsiri Karanganyar

1. Merupakan racikan sendiri

Teh Hitam Gambyong, Signature Teh Rasa Kopi Dari Kebun Teh KemuningKaryawan UMKM Teh Hitam Gambyong, Kemuning, Karanganyar sedang mengemasi teh. IDNTimes/Larasati Rey

Eko Wuryanto, Owner Teh Gambyong mengatakan Teh Hitam Gambyong diproduksi sejak tahun 2014, dia memulai memproduksi teh hasil alam dari Kemuning yang memang dikenal sebagai kawasan penghasil teh sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu.

Dengan konsep yang cukup menarik, teh tersebut diracik dengan cara beda sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang berbeda pula. Ia mengaku jika cita rasa teh hitam yang mirip dengan kopi merupakan resep yang ia buat sendiri.

"Jadi semua kita proses, kita olah sendiri dan punya ciri khas rasa yang berbeda. Walaupun ramuan cara membuat teh sama, tetapi ada recepnya yang berbeda dan ini menjadi rahasia kami," ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Kemuning, Jawa Tengah.

"Kita bisa menjamin jika rasa kopi didalam teh ini tidak ditemukan di daerah lain, karena kita menggunakan kualitas teh yang berbeda," imbuhnya.

2. Jadi teh paling dicari wisatawan

Teh Hitam Gambyong, Signature Teh Rasa Kopi Dari Kebun Teh KemuningOwner Teh Hitam Gamyong, Eko Wuryanto memperlihatkan produksi teh hitam di rumahnya. IDNTimes/Larasati Rey

Pria yang akrab disapa Yanto tersebut mengatakan jika teh miliknya banyak dicari oleh para wisatawan yang berkunjung di kawasan Lereng Gunung Lawu yang memiliki hamparan kebun teh. Setiap hari ia memproduksi kurang lebih 50 kg- 70 kg teh perhari.

"Usaha ini ada, awalnya ada peluang banyak wisatawan yang datang dan menanyakan oleh-oleh khas dari Kemuning itu apa, dan belum ada. Karena di kemuning itu identik dengan kebun teh, maka kita buat teh sendiri dengan cita rasa yang berbeda," jelasnya.

Teh Hitam Gambyong dijual mulai harga Rp7.000 hingga Rp50.000. Selain dijual dengan signature kopi, Yanto juga mengkombinasikan bahan lain seperti jahe, serai, daun mint, dan teh hijau untuk mendapatkan cita rasa teh yang berbeda.

"Kita jual di Solo Raya, juga termasuk di Jogja, Semarang, dan luar kota lain," ungkapnya.

Selain teh hitam, ia juga menjual berbagai jenis teh yang dijual di rumahnya, seperti teh hijau, teh putih, teh secang, teh olong, teh tarik, dan macha tea. Teh tersebut memiliki manfaat untuk kesehatan.

3. Filosofi nama Teh Hitam gambyong

Teh Hitam Gambyong, Signature Teh Rasa Kopi Dari Kebun Teh KemuningLokasi usaha Teh Hitam Gambyong di Dusun Mbadan, Kemuning, Karanganyar. IDNTimes/Larasati Rey

Yanto menjelaskan Nama Gambyong dipakai berasal dari nama Tarian Gambyong yang cukup terkenal. Tarian tersebut ditampilkan untuk penyambutan tamu dalam suatu acara.

Berasal dari filosofi tersebut, Yanto berharap jika nama Gambyong yang ia juga bisa digunakan untuk sajian para tamu. Ia ingin Teh Gambyong nantinya bisa memadukan diri, bisa menghasilkan sesuatu yang nyaman untuk dinikmati bukan hanya pada sisi materi tapi diberbagai situasi.

Adanya pandemi COVID-19 mulai bulan Maret 2020 lalu, Yanto mengaku prosuksi teh miliknya mengalami penurunan yang sangat signifikan, hal ini karena adanya penurunan jumlah wisatawan yang datang ke Kemuning. Namun semenjak adanya new normal, usah miliknya mulai ada kenaikan kembali.

"Saat pandemi itu produksi kita sempat turun 70 persen, tetapi semenjak adanya new normal ini sudah mulai ada kenaikan ya sekitar 60 persen," pungkasnya.

Baca Juga: 7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  

Topic:

  • Larasati Rey
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya