Comscore Tracker

Konglomerat Semarang Tebus Ki Tambleg Pohon Raksasa Setinggi 12 Meter

David Hidayat rogoh Rp60 juta bawa pohon Baobab ke Semarang

Pohon baobab yang selama ini tumbuh subur di negara-negara Afrika rupanya menarik minat seorang konglongmerat di Indonesia. Adalah David Hidayat selaku Direktur Utama Sidomuncul sekaligus adik kandung Irwan Hidayat yang tertarik memiliki pohon yang punya nama lain Ki Tambleg tersebut. 

1. David Hidayat beli pohon baobab yang tumbang di Jabar

Konglomerat Semarang Tebus Ki Tambleg Pohon Raksasa Setinggi 12 MeterPixabay.com/Amandad

Bahkan, David Hidayat rela membeli pohon baobab yang sudah tumbang di Jawa Barat. Fakta tersebut terungkap tatkala David dihubungi IDN Times pada Rabu (31/3/2021).

"Pohon baobab itu kan gede banget, tapi pemiliknya gak mampu mendirikan lagi, sudah roboh kemudian petugas tamannya menawarkan ke saya. Ya sudah saya beli," ujar David. 

Baca Juga: 5 Fakta Unik Baobab, Pohon Kehidupan Raksasa Berusia Ribuan Tahun

2. Pohon baobab milik David setinggi 12 meter, lebarnya 4 meter

Konglomerat Semarang Tebus Ki Tambleg Pohon Raksasa Setinggi 12 MeterPohon baobab yang dibeli Dirut Sidomuncul dikirim dari jalur darat. Istimewa

David bercerita bahwa dirinya sampai saat ini masih menunggu pohon baobab yang dibawa ke Semarang melalui jalur darat. Pohon raksasa tersebut diangkut memakai sebuah truk yang melewati jalan raya di Pantura Jawa Tengah. 

David bilang pohon baobab yang ia beli setinggi 12 meter dengan lebar diameter mencapai 4 meter. "Saya belum lihat pohonnya. Gak tahu itu hidup apa gak. Nanti mungkin saya tanam di rumah saya," akunya. 

"Pohonnya baru seminggu roboh. Kalau mati ya resiko saya. Nanti kalau gak hidup akan saya jadikan pajangan kayu aja," tambahnya.

3. David Hidayat keluarkan biaya Rp60 juta untuk bawa pohon baobab ke Semarang

Konglomerat Semarang Tebus Ki Tambleg Pohon Raksasa Setinggi 12 MeterIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

David mengatakan harus merogoh kocek sebesar Rp60 juta sebagai ongkos kirim pohon baobab. Untuk harganya, ia mengaku relatif murah. 

"Pohonnya saya beli murah banget. Yang mahal ongkos kirimnya sampai Rp60 juta. Kalau harganya murah kayak beli kayu bakar," kelakarnya sembari merahasiakan harga pohon baobab tersebut. 

4. David: Saya suka tanaman. Nanti pohon baobab akan saya tanam di rumah saya

Konglomerat Semarang Tebus Ki Tambleg Pohon Raksasa Setinggi 12 MeterIlustrasi menanam. Unsplash/Joshua Lanzarini

Lebih lanjut, ia menyatakan selama ini memang hobi menanam pohon-pohon langka di rumah. Ia sendiri menyukai tanaman yang unik. 

Untuk keberadaan pohon baobab, katanya sudah banyak orang yang membudidayakannya. Di Jawa Barat, menurut pengakuannya jumlah pohon baobab sudah sangat banyak. Meski begitu, dirinya memastikan Jawa Tengah baru kali ini memiliki pohon baobab. 

"Saya suka tanaman dan suka yang unik. Tapi saya baru punya pohon itu. Baobab sudah banyak diternakan di Indonesia. Cuma emang Jateng belum pernah punya. Di Jabar sudah banyak sekali. Nanti saya tanam di rumah. Gak pake acara penanaman wong itu milik pribadi kok," tandasnya. 

Baca Juga: 3 Cucak Ijo yang Nyaris Diselundupkan Dititipkan di Taman Sidomuncul

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya