Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
100 Ojol Perempuan dapat Bantuan dari Pemkot Semarang, Isu PHK Disorot
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Warisan Cinta Community memberikan bantuan kepada 100 pengemudi ojol perempuan di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8/2026). (dok. Pemkot Semarang)
  • Pemkot Semarang bersama Warisan Cinta Community memberi sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 100 pengemudi ojol perempuan pada 15 Agustus 2026.
  • Wali Kota Agustina Wilujeng meminta komunitas turut membantu warga terdampak PHK ratusan pekerja pabrik, karena kehilangan kerja memengaruhi pendapatan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga.
  • Hingga April 2026, Pemkot membayar premi 9.000 pekerja rentan; kolaborasi komunitas, ASN, dan dunia usaha didorong untuk memperluas perlindungan sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Semarang, 100 ibu pengemudi ojek online dapat sembako dan cek kesehatan gratis. Wali Kota Agustina memberi bantuan bersama Warisan Cinta Community. Mereka juga mau membantu orang yang kehilangan kerja karena PHK. Sekarang pemerintah, komunitas, dan perusahaan ingin bekerja bersama agar pekerja yang susah bisa dapat bantuan kesehatan dan perlindungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Tekanan ekonomi dan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak pada kelompok pekerja rentan di Kota Semarang mulai mendapat perhatian lebih luas. Tak hanya pekerja formal, pengemudi ojek online (ojol) perempuan juga menjadi sasaran dukungan perlindungan sosial.

Sebanyak 100 ojol perempuan menerima bantuan sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama Warisan Cinta Community di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi momentum peluncuran Warisan Cinta Community, komunitas yang menghimpun pengusaha perempuan dan istri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.

1. PHK ratusan pekerja jadi perhatian

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Warisan Cinta Community memberikan bantuan kepada 100 pengemudi ojol perempuan di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Namun, agenda tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan kepada ojol perempuan. Agustina juga meminta komunitas tersebut ikut turun tangan menghadapi persoalan ketenagakerjaan yang tengah dihadapi warga Semarang, khususnya pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat PHK.

Agustina mengungkapkan, persoalan PHK menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian bersama. Menurutnya, dampak kehilangan pekerjaan tidak hanya dirasakan oleh pekerja, tetapi juga merembet ke kondisi ekonomi keluarga.

Maka itu, Warisan Cinta Community didorong tidak sekadar menjadi komunitas kegiatan sosial, tetapi ikut menjadi ruang kolaborasi untuk membantu kelompok masyarakat yang terdampak persoalan ekonomi.

“Saya berharap kehadiran komunitas ini dapat menjadi salah satu ruang untuk bersama-sama memikirkan isu ketenagakerjaan kita, termasuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak PHK agar dampaknya bisa kita ringankan bersama,” ujar Agustina.

Dorongan tersebut muncul ketika pemerintah kota juga tengah menghadapi persoalan ketenagakerjaan akibat PHK yang dialami ratusan pekerja pabrik di Semarang.

Bagi pekerja yang kehilangan penghasilan, persoalan tidak selesai ketika hubungan kerja berakhir. Kebutuhan keluarga, akses kesehatan, hingga keberlanjutan pendapatan menjadi persoalan baru yang harus ditanggung.

2. Ojol perempuan masuk kelompok pekerja rentan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Warisan Cinta Community memberikan bantuan kepada 100 pengemudi ojol perempuan di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Bantuan kepada 100 ojol perempuan menjadi salah satu gambaran kelompok pekerja yang memiliki kerentanan ekonomi.

Berbeda dengan pekerja formal yang memiliki struktur perlindungan ketenagakerjaan melalui perusahaan, pekerja sektor informal dan platform digital memiliki tantangan tersendiri dalam memperoleh perlindungan sosial.

Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat perhatian terhadap akses kesehatan dan jaminan sosial bagi pekerja rentan.

Agustina mengatakan, Pemkot Semarang terus memperluas kepesertaan Universal Health Coverage (UHC), BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga April 2026, Pemkot Semarang telah membayarkan premi bagi 9.000 pekerja rentan. Sementara melalui Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan, sebanyak 4.153 ASN ikut membantu membiayai perlindungan bagi 8.879 pekerja rentan lainnya.

“Kesehatan dan perlindungan pekerja menjadi perhatian penting kami. Hingga April 2026, premi telah dibayarkan bagi 9.000 pekerja rentan,” kata Agustina.

3. Dunia usaha diajak ikut menanggung risiko sosial

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Warisan Cinta Community memberikan bantuan kepada 100 pengemudi ojol perempuan di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Peluncuran Warisan Cinta Community turut didukung RS Telogorejo dan CIMB. Keterlibatan dunia usaha tersebut diharapkan memperluas sumber daya untuk membantu kelompok pekerja yang berada dalam kondisi rentan.

Agustina menilai pemerintah tidak mungkin menangani seluruh persoalan sosial dan ketenagakerjaan sendirian. Kolaborasi dengan komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dibutuhkan agar bantuan tidak berhenti pada respons sesaat.

“Kita sedang berusaha membangun sebuah komunitas untuk menggerakkan banyak orang melakukan sesuatu bagi Kota Semarang. Itulah niat dari Warisan Cinta Community,” ujarnya.

Bantuan kepada ojol perempuan pun menjadi pintu masuk untuk persoalan yang lebih besar. Di satu sisi, ada pekerja informal yang membutuhkan perlindungan sosial. Di sisi lain, pekerja formal yang terkena PHK juga menghadapi ancaman kehilangan penghasilan dan meningkatnya beban keluarga.

Dengan menggandeng komunitas dan dunia usaha, Pemkot Semarang berharap jejaring perlindungan bagi pekerja rentan dapat diperluas.

“Gotong royong ini harus terus kita jaga. Dengan semangat kebersamaan ini, Warisan Cinta Community dan Pemerintah Kota Semarang dapat terus berbuat lebih banyak untuk masyarakat,” pungkas Agustina.

Curated For You

Editorial Team

Related Article