Halo! Di era digital sekarang, rasanya hampir semua orang bisa jadi "fotografer" dadakan. Cuma bermodalkan smartphone canggih dan filter estetik, jepretan sehari-hari bisa langsung viral di media sosial. Saking gampangnya, kadang kita suka mikir, "Ah, jadi fotografer berita mah gampang, tinggal jepret momen aja kan?"
Eits, jangan salah kaprah dulu! Di dunia jurnalistik profesional, menghasilkan foto yang bagus secara visual itu baru langkah pemanasan. Ada standar kompetensi ketat yang membedakan fotografer kasual dengan pewarta foto yang kredibel. Momen pembuktian ini baru saja terjadi di Semarang, di mana empat pewarta foto sukses menaklukkan kompetensi standar nasional. Yuk, bedah rahasia di balik ketatnya dunia foto jurnalistik!
