Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Avengers Tanpa Kekuatan Super Tapi Sering Caper saat Pertempuran
Mantis di GotG 2. (Dok. Marvel Studios/Guardians of the Galaxy, Vol. 2)
  • Beberapa anggota Avengers tidak memiliki kekuatan super biologis maupun baju zirah canggih untuk melindungi tubuh mereka.

  • Hawkeye, Black Widow, Falcon, dan Mantis sering nekat menerjang garis depan pertempuran kosmik yang sangat berbahaya.

  • Keahlian taktis, penguasaan senjata, dan ketahanan mental menjadi alasan utama mereka tetap memegang peran penting di dalam tim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hawkeye, Black Widow, Falcon, dan Mantis ikut melawan musuh besar bersama Avengers. Mereka tidak punya tenaga super kuat atau baju besi tebal. Hawkeye memakai panah, Black Widow memakai pistol, Falcon punya sayap, dan Mantis bisa membuat monster tidur. Mereka tetap berani maju karena pintar, terlatih, dan kuat hati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah tidak kamu merasa heran saat menonton film-film Marvel Cinematic Universe (MCU)? Ketika musuh raksasa atau armada alien datang menginvasi bumi, para dewa dan tentara super sibuk bertarung di garis depan. Namun, di antara mereka, ada karakter manusia biasa yang justru ikut berlari menuju pusat ledakan tanpa rasa takut.

Secara logika, manusia tanpa kekuatan fisik super harusnya bersembunyi di dalam bunker darurat. Bagi penggemar garis keras MCU, yuk bedah empat anggota Avengers yang secara logika paling rawan gugur tapi selalu nekat tampil di tengah pertempuran besar!

1. Hawkeye: Berbekal Panah Lawan Invasi Alien

Hawkeye (dok. Marvel Studios/Hawkeye)

Clint Barton alias Hawkeye pada dasarnya adalah seorang bapak-bapak dengan koordinasi mata dan tangan yang sangat luar biasa. Masalahnya, dia membawa busur dan anak panah untuk menghadapi invasi alien antargalaksi.

Pada pertempuran di film The Avengers (2012), saat Thor memanggil petir dan Hulk menghancurkan monster melayang, Hawkeye malah naik ke atas gedung pencakar langit. Dia memberikan perintah lewat radio sambil melakukan aksi memanah tanpa melihat target. Secara logika, satu tembakan plasma alien atau reruntuhan gedung bisa menyelesaikannya dalam sekejap.

2. Black Widow: Andalkan Pistol Glock Lawan Pasukan Monster

Natasha Romanoff dalam Black Widow (dok. Marvel Studios/Black Widow)

Natasha Romanoff alias Black Widow memang dikenal sebagai mata-mata dan pembunuh bayaran yang sangat terlatih. Namun, senjata utamanya saat bertempur hanyalah sepasang tongkat listrik dan pistol Glock.

Dalam film Avengers: Infinity War (2018), dia nekat menerjang padang rumput Wakanda untuk menghadapi ribuan Outriders yang buas. Secara logika fisik, benturan dari monster raksasa tersebut bisa dengan mudah menghancurkan tulang manusia biasa. Uniknya, Natasha tetap mampu membalikkan keadaan dengan aksi akrobatik dan bertarung di garis depan bersama pahlawan super lainnya.

3. Falcon: Terbang ke Medan Perang Tanpa Armor Pelindung

Sam Wilson di Captain America: Civil War. (Dok. Marvel Studio/Captain America: Civil War)

Sebelum memegang perisai Captain America, Sam Wilson adalah seorang veteran militer yang mengandalkan kostum sayap mekanis. Berbeda dengan baju Iron Man milik Tony Stark yang tebal, bagian dada, kaki, dan wajah Sam benar-benar terbuka tanpa pelindung ekstra.

Saat pertempuran di Captain America: Civil War (2016) dan Avengers: Endgame (2019), Falcon terbang di antara tembakan senjata berat dan ledakan sihir. Satu tembakan tepat sasaran atau kerusakan mekanis kecil saja bisa membuatnya jatuh dari ketinggian. Meski begitu, dia tetap nekat melakukan manuver di dekat tanah dan mengejek musuh.

4. Mantis: Nekat Lari ke Medan Lumpur Demi Menidurkan Monster

Mantis (dok. Marvel Studios/Guardians of the Galaxy Vol.2)

Mantis secara teknis memang seorang alien, tetapi kemampuan utamanya hanyalah empati—mendeteksi dan mengubah emosi seseorang lewat sentuhan fisik. Dia tidak memiliki kekuatan fisik super, pelatihan bertarung, baju zirah, maupun senjata jarak jauh.

Di pertempuran akhir Avengers: Endgame, Mantis terlihat berlari di tengah medan perang yang berlumpur melawan pasukan Thanos. Secara logika, dia bisa saja terinjak oleh monster Leviathan atau dihantam prajurit Chitauri. Namun, dia tetap nekat mendekati monster raksasa satu per satu hanya untuk menidurkan mereka lewat usapan di dahi.

Alasan Logis Mereka Tetap Sangat Dibutuhkan Tim

Natasha Romanoff (dok. Marvel Studios/Black Widow)

Meski terlihat nekat, kehadiran mereka di medan perang tidak sepenuhnya sia-sia. Apa yang tidak mereka miliki dari segi kekuatan fisik super dibayar tuntas lewat kecerdasan taktis, penguasaan senjata, dan ketahanan mental yang kuat.

Dalam pertempuran skala besar, keberadaan ahli strategi lapangan yang mampu meretas sistem, menembak jitu target kunci, serta mengoordinasi logistik sama pentingnya dengan anggota yang memiliki kekuatan untuk menghancurkan musuh secara masif.

Kehadiran anggota Avengers tanpa kekuatan super ini membuktikan bahwa keberanian dan taktik tidak kalah penting dibanding kekuatan sakti di medan pertempuran.

Dari keempat anggota Avengers di atas, siapa nih yang menurut kamu paling nekat tapi tetap bikin kagum saat beraksi? Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article