Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang memutuskan untuk memangkas jumlah trip perjalanan Bus Rapid Trans (BRT) Semarang guna menekan kerugian selama masa pandemik COVID-19. Jadwal perjalanan BRT dikurangi dengan melihat situasi arus penumpang di masing-masing koridor.
"Trip perjalanan BRT tahun (2022) ini kita kurangi tiga sampai empat trip untuk menyiasati kekosongan penumpang di beberapa wilayah kecamatan yang memilikiw koridor perjalanan BRT," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto kepada IDN Times, Rabu (19/1/2022).
