Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Tips Menata Koper Jemaah Haji Lolos X-ray Embarkasi Solo

6 Tips Menata Koper Jemaah Haji Lolos X-ray Embarkasi Solo
Seorang petugas menata koper jemaah haji di dalam aula Asrama Haji Manyaran Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Artikel memberikan panduan teknis menata koper jemaah haji agar lolos pemeriksaan X-ray di Embarkasi Solo tanpa dibongkar petugas.
  • Tips utama mencakup penggunaan wadah transparan, penataan horizontal barang padat, serta larangan memakai aluminium foil dan membawa power bank di bagasi.
  • Ditekankan pentingnya tidak overpack, memakai kunci TSA, serta memberi tanda unik pada koper demi keamanan dan kemudahan identifikasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perjalanan ibadah haji menuntut persiapan matang, termasuk dalam urusan menata isi koper bagasi. Penataan yang rapi bukan hanya berfungsi menghemat ruang, melainkan juga mencegah koper dibongkar paksa oleh petugas di Asrama Haji Donohudan akibat visual mesin pemindai (X-ray) yang mencurigakan.

Berikut adalah panduan teknis menata koper jemaah haji agar aman dan lolos pemeriksaan.

1. Hindari Penggunaan Aluminium Foil

IMG_20260427_115914.jpg
Deretan koper jemaah haji di Asrama Haji Manyaran Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Penyebab utama koper jemaah dibongkar adalah penggunaan material aluminium foil. Material ini menghalangi sinar X-ray sehingga memunculkan visual "blok hitam" misterius pada layar pemindai.

Gunakan plastik bening (cling wrap) atau kantong plastik transparan untuk membungkus bekal makanan maupun barang lainnya.

2. Kelompokkan Barang dengan Wadah Transparan

IMG_20260427_114753.jpg
Seorang petugas memeriksa kelengkapan koper jemaah haji yang ditata rapi di aula Asrama Haji Manyaran Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pisahkan kategori barang menggunakan kantong pengatur (packing cubes) atau tas plastik bening. Kelompokkan pakaian, obat-obatan, dan bumbu makanan pada area masing-masing. Apabila terpaksa harus dibuka, petugas hanya perlu memeriksa satu bagian tanpa mengacak-acak seluruh isi koper.

Gulung pakaian untuk merapatkan susunan sekaligus menghemat ruang. Letakkan barang berat seperti sepatu di bagian paling bawah dekat roda koper untuk menjaga kestabilan.

3. Tata Barang Padat Secara Mendatar (Horizontal)

IMG_20260427_115006.jpg
Dua petugas mengecek nama pada koper jemaah haji di aula Asrama Haji Manyaran Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Jangan menumpuk barang padat secara vertikal. Letakkan barang-barang padat, seperti buku doa atau alat mandi, dengan posisi mendatar.

Posisi horizontal ini membantu mesin X-ray melihat lapisan barang satu per satu tanpa tampak menumpuk tebal dan gelap.

4. Atur Posisi Elektronik dan Benda Terlarang

IMG20250624101808.jpg
Koper jemaah haji asal Embarkasi Surabaya saat akan diangkut ke bandara dari hotel Shaza, Madinah, Arab Saudi, Selasa (24/6/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin).
  • Barang Elektronik Kabin: Power bank, laptop, dan kamera dilarang masuk koper bagasi serta wajib dibawa di tas kabin (tas tenteng). Jika power bank terdeteksi di bagasi, petugas dipastikan akan membongkar koper tersebut.
  • Alat Elektronik Bagasi: Jika membawa alat cukur listrik atau pemanas air kecil (water heater), letakkan di bagian tengah atas yang dekat dengan ritsleting utama. Jangan menyelipkannya di sela-sela lipatan baju bagian dalam yang sulit dijangkau.
  • Aturan Cairan: Botol berisi cairan tidak boleh melebihi batas 100 mililiter jika dibawa ke kabin. Botol cairan di atas batas tersebut wajib masuk koper bagasi dalam kondisi tertutup rapat. Benda tajam berukuran besar juga wajib masuk ke koper bagasi.

5. Jangan Mengisi Koper Terlalu Penuh (Overpack)

IMG20250624095728.jpg
Petugas saat mengangkut koper jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di hotel Shaza, Madinah, Arab Saudi, Selasa (24/6/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin).

Koper yang dipaksakan tutup hingga menggelembung akan sangat sulit diperiksa. Kepadatan yang tinggi membuat gambar X-ray menjadi gelap dan tidak jelas. Koper yang terlalu padat juga berisiko meledak terbuka atau merusak ritsleting, sehingga memicu kecurigaan petugas.

Sisakan sedikit ruang kosong untuk menyimpan oleh-oleh saat perjalanan pulang nanti.

6. Pastikan Keamanan Ekstra

Penimbangan dan pengangkutan koper jemaah haji Kloter SOC 01, sembilan hari sebelum kepulangan, Kamis (13/6/2024). (IDN Times/Faiz Nashrillah)
Penimbangan dan pengangkutan koper jemaah haji Kloter SOC 01, sembilan hari sebelum kepulangan, Kamis (13/6/2024). (IDN Times/Faiz Nashrillah)

Gunakan kunci koper berstandar TSA (Transportation Security Administration) agar petugas bisa membuka gembok menggunakan kunci utama tanpa merusak fisik koper saat pemeriksaan darurat. Manfaatkan fasilitas pembungkus plastik (wrapping) di bandara, lalu beri penanda unik seperti pita warna cerah dan label nama agar koper mudah dikenali.

Pastikan untuk melepas barcode tag dari penerbangan sebelumnya agar koper tidak salah tujuan.

Terapkan teknik pengemasan ini agar perjalanan menuju Tanah Suci bebas dari hambatan pemeriksaan bagasi.

Bagikan panduan menata koper ini kepada sesama anggota rombongan jemaah haji agar seluruh barang bawaan aman!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More