Semarang, IDN Times - Tahun Baru Hijriah atau malam 1 Suro bukan sekadar pergantian kalender bagi masyarakat Jawa. Bagi masyarakat Jawa Tengah, momen ini justru menjadi waktu yang sakral untuk refleksi diri, doa bersama, hingga pelestarian budaya leluhur yang sudah diwariskan turun-temurun.
Tradisi malam 1 Suro di Jawa dikenal sebagai perpaduan budaya Islam dan adat Jawa yang kental dengan nilai spiritual. Mulai dari kirab pusaka, tapa bisu, jamasan keris, hingga tirakatan semalam suntuk masih rutin dilakukan oleh masyarakat maupun lingkungan keraton.
Berikut deretan tradisi malam 1 Suro di Jawa Tengah yang masih eksis hingga sekarang.
