Cilacap, IDN Times - Basarnas Kabupaten Cilacap mengingatkan kepada rombongan wisatawan agar jangan coba-coba mandi di laut terutama pinggir pantai. Pasalnya, sudah ada dua kejadian yang dialami wisatawan yang terseret ombak pantai selatan selama libur panjang Natal dan malam pergantian tahun baru 2024.
Ada Wisatawan Lagi yang Disapu Ombak Pantai Selatan, Basarnas: Jangan Mandi di Laut

1. Wisatawan juga tenggelam di Pantai Sidayu
Setelah sebelumnya rombongan keluarga asal Bekasi meninggal dunia akibat terseret ombak Pantai Jetis Cilacap. Yang terbaru ada rombongan wisatawan yang tenggelam di Pantai Sidayu Kecamatan Binangun, Cilacap.
Kejadian yang menimpa wisatawan di Pantai Sidayu bermula pada Minggu (31/12/2023) jam 05.30 pagi.
2. Satu remaja digulung ombak Pantai Sidayu
Saat itu, delapan anak asal Banyumas sedang mandi di Pantai Sidayu. Namun mereka tak sadar ada ombak besar yang datang dengan cepat.
Tak ayal gulungan ombak langsung menghantam anak tersebut dan satu di antaranya terbawa arus ombak dan tenggelam.
"Mengetahui rekanya tenggelam kemudian langsung melaporkan ke pihak terkait dan diteruskan ke Basarnas Cilacap," kata Kepala Basarnas Cilacap, Adah Sudarsa.
3. Korban atas nama Bisa Ozora
Kejadian itu semula dilaporkan pertama kali mendapatkan informasi dari Kepala Desa Sidayu.
Korban bernama Bisma Aflah Ozora. Bisma yang berusia 16 tahun merupakan warga Desa Bobosan RT 06 RW 02 Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas.
"Selain itu korban satu wisatawan yang tenggelam di Pantai Jetis Cilacap baru kita ketemukan dengan keadaan meninggal dunia dan kita juga Siaga Posko Nataru di jalur lingkar selatan Kebumen," terangnya.
4. Para wisatawan diminta jangan mandi di laut
Lebih lanjut, ia pun mengimbau kepada semua wisatawan yang berlibur ke pantai selatan Cilacap, Purworejo dan Kebumen sebaiknya menghindari aktivitas mandi di laut atau pinggir pantai.
"Imbauan kepada seluruh wisatawan khususnya yang hendak berlibur di sepanjang pantai selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo jangan mandi di laut karena selama kegiatan posko nataru kita sudah menangani tujuh musibah dan kecelakaan khususnya di pantai selatan," pungkasnya.