Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Agenda dan Acara Festival Kota Lama Semarang 2026, Jangan Lewatkan!
Potret Gereja Blenduk di Kota Lama Semarang (IDN Times/Fina Wahibatun Nisa)
  • Festival Kota Lama Semarang 2026 berlangsung 4-20 September di kawasan Kota Lama, mengusung tema “Unity in Diversity” dan semangat “Kuno, Kini, Nanti”.
  • Rangkaian acara mencakup pembukaan, Pasar Malam Sentiling, orkestra, makan malam Rijstaffel, gowes heritage, jazz, serta kegiatan literasi dan pertunjukan Zwermers dari Belanda.
  • Penutup rangkaian menghadirkan folklore, 1.000 Angklung Berkebaya, Band Linion dari Taiwan, dan Festival Melukis Payung pada 20 September di Fasad Marba.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Festival Kota Lama 2026, rangkaian kegiatan seni, musik, kuliner, olahraga, literasi, dan pertunjukan budaya bertema “Unity in Diversity” serta “Kuno, Kini, Nanti”.
  • Who?
    Masyarakat dan pengunjung festival, komunitas seni, Nita Aartsen, Inge Dumpel, kelompok Zwermers dari Belanda, serta Band Linion dari Taiwan akan terlibat dalam sejumlah agenda.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kawasan Kota Lama Semarang, termasuk fasad Gedung Yayasan Kanisius, Metro Point, Skola Resto, Tay Kak Sie, Fasad Marba, SD Marsudirini, dan Marsudirini/GKBI.
  • When?
    Festival dijadwalkan berlangsung pada 4–20 September 2026. Pembukaan digelar 4 September pukul 19.00–22.00 WIB di fasad Gedung Yayasan Kanisius.
  • Why?
    Festival digelar sebagai agenda pariwisata Jawa Tengah 2026 untuk menghadirkan kegiatan budaya di Kota Lama serta mempertemukan budaya Indonesia dengan Belanda, Taiwan, dan komunitas seni.
  • How?
    Rangkaian acara diselenggarakan melalui pertunjukan, pasar malam kuliner, bersepeda heritage, makan malam, workshop, festival folklore, angklung, musik, wayang orang, dan kegiatan melukis payung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Festival Kota Lama Semarang akan ada pada 4 sampai 20 September 2026. Banyak acara seru di sana, seperti makan-makan, musik, tari, sepeda, wayang, dan melukis payung. Ada juga orang dari Belanda dan Taiwan. Acara mulai dengan pesta pembukaan dan selesai dengan melukis payung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Festival Kota Lama 2026 menghadirkan ruang perjumpaan yang hidup antara warisan kawasan bersejarah, kreativitas lokal, dan pertukaran budaya internasional. Dari literasi, olahraga, kuliner, hingga musik dan seni tradisional, ragam agenda sepanjang September memberi kesempatan bagi masyarakat menikmati Kota Lama melalui pengalaman budaya yang terbuka dan beragam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Kawasan Kota Lama Semarang bakal kembali menjadi panggung budaya pada bulan September 2026. Festival Kota Lama 2026 akan hadir dengan agenda yang memadukan seni, musik, kuliner, olahraga, hingga pertunjukan budaya pada 4 hingga 20 September 2026 mendatang.

Mengusung tema ‘’Unity in Diversity’’ dan semangat “Kuno, Kini, Nanti”, festival tahun ini tidak hanya mengajak masyarakat menikmati bangunan bersejarah Kota Lama. Sejumlah agenda juga dirancang menghadirkan pertemuan budaya Indonesia dengan Belanda, Taiwan, serta berbagai komunitas seni.

Festival Kota Lama sendiri tercatat sebagai salah satu agenda pariwisata Jawa Tengah 2026 dan dijadwalkan berlangsung di kawasan Kota Lama Semarang. Buat kamu yang berencana datang, sejumlah agenda utama sudah disiapkan. Berikut beberapa kegiatan yang bisa masuk daftar kunjungan.

1. Opening Festival Kota Lama 2026

Potret Kota Lama Semarang (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

Festival dibuka pada 4 September 2026 melalui Opening Festival Kota Lama 2026.

Acara pembukaan berlangsung pukul 19.00-22.00 WIB di fasad Gedung Yayasan Kanisius.

2. Pasar Malam Sentiling

Pasar Sentiling (dok. Pribadi/Elsamarchel)

Bagi pencinta kuliner, Pasar Malam Sentiling menjadi salah satu agenda yang bisa dikunjungi hampir sepanjang rangkaian awal festival.

Pasar malam ini berlangsung 4-13 September 2026, mulai pukul 16.00-22.00 WIB, di Metro Point Kota Lama.

Agenda kuliner menjadi bagian yang cukup lekat dengan Festival Kota Lama. Pada penyelenggaraan sebelumnya, festival juga menghadirkan kuliner legendaris dan aktivitas yang menghidupkan kembali suasana Kota Lama.

3. Orchestra on the Street hingga Rijstaffel Dinner

Ilustrasi acara Festival Kota Lama di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Sehari setelah pembukaan, festival berlanjut dengan Orchestra on the Street and Dance pada 5 September. Pertunjukan berlangsung pukul 16.30-18.30 WIB di fasad Gedung Yayasan Kanisius.

Malam harinya, pengunjung dapat mengikuti Rijstaffel Dinner bersama Nita Aartsen yang berlangsung pukul 19.00-22.00 WIB di Skola Resto.

4. Gowes Heritage dan Jazz Kota Lama

Ilustrasi acara Festival Kota Lama di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Penggemar olahraga bisa ikut Gowes Semarang Heritage pada 6 September 2026. Kegiatan bersepeda ini dimulai pukul 06.00 WIB dari Tay Kak Sie dan berakhir di Fasad Marba pada pukul 10.00 WIB.

Malam harinya, giliran penikmat musik yang mendapat suguhan melalui Jazz Kota Lama. Pertunjukan berlangsung pukul 19.00-22.00 WIB di fasad Gedung Yayasan Kanisius.

5. Living Book, Living Story Bersama Inge Dumpel

Pameran lukisan bertema Soekarno rayakan Bulan Bung Karno di Gedung Oudetrap, kawasan Kota Lama Semarang pada 26-30 Juni 2025. (Dok. Pemkot Semarang)

Pada 7 September, terdapat agenda Living Book, Living Story bersama Inge Dumpel. Acara dijadwalkan berlangsung pukul 10.00-12.00 WIB di SD Marsudirini.

Agenda ini menjadi salah satu sisi edukatif Festival Kota Lama karena menghadirkan pengalaman literasi dan cerita yang tidak hanya berorientasi pada pertunjukan hiburan.

6. Zwermers Belanda

Ismaya Group membuka pusat gaya hidup baru Skola Courtyard dan Osteria Gia di Jalan Merak No 29 di kawasan Kota Lama Semarang, Kamis (7/8/2025). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Nuansa internasional hadir pada 12 September melalui pertunjukan Zwermers Belanda. Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pukul 16.30-18.00 WIB di Fasad Marba.

Kehadiran kelompok dari Belanda menjadi menarik karena Kota Lama Semarang sendiri memiliki jejak sejarah yang kuat dengan masa kolonial Belanda.

7. Workshop Zwermers dan Wayang Orang on The Street

Ilustrasi acara Festival Kota Lama di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 13 September. Pada pagi hari, digelar Workshop Zwermers pukul 10.00-12.00 WIB di Marsudirini/GKBI.

Kemudian malam harinya, masyarakat dapat menyaksikan Wayang Orang On The Street (WOTS). Pertunjukan tersebut berlangsung pukul 19.00-22.00 WIB di fasad Gedung Yayasan Kanisius.

Wayang orang menjadi salah satu bentuk seni pertunjukan yang selama ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan Kota Lama melalui aktivitas budaya.

8. Festival Folklore Kota Lama

Pagelaran "Wayang Orang on The Street" mengangkat lakon "Sang Pinilih" berlangsung meriah di kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (14/9/2025) malam. (dok. Pemkot Semarang)

Setelah jeda beberapa hari, festival kembali dengan Festival Folklore Kota Lama pada 18-19 September. Acara berlangsung pukul 16.00-22.00 WIB di Fasad Marba.

Agenda ini menjadi ruang bagi berbagai kesenian tradisional dan ekspresi budaya untuk tampil di tengah kawasan heritage Kota Lama.

9. 1.000 Angklung Berkebaya dan Band dari Taiwan

Ilustrasi acara Festival Kota Lama di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Masih pada 19 September, ada dua agenda menarik yang berlangsung di Fasad Marba. Pertama, 1.000 Angklung Berkebaya pada pukul 16.00-17.00 WIB.

Setelah itu, pengunjung dapat menyaksikan penampilan Band Linion from Taiwan pada pukul 18.00-18.45 WIB.

Dua agenda ini menunjukkan Festival Kota Lama 2026 tidak hanya mengangkat kesenian lokal, tetapi juga membuka ruang bagi pertunjukan dari luar negeri.

10. Festival Melukis Payung

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri Jambore Pokdarwis di Sleko Kota Lama, Minggu (22/6/2025). (dok. Pemkot Semarang)

Rangkaian Festival Kota Lama 2026 ditutup pada 20 September melalui Festival Melukis Payung. Acara dimulai pukul 08.00 WIB di Fasad Marba.

Festival ini menjadi agenda penutup yang membawa aktivitas seni visual ke ruang publik kawasan Kota Lama.

Jadi, kalau kamu berencana menghabiskan akhir pekan di Kota Lama pada September nanti, jangan lupa memasukkan agenda Festival Kota Lama 2026 ke kalender.

Curated For You

Editorial Team

Related Article