Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Agustina Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Kota Semarang

Agustina Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Kota Semarang
Petugas menangani dampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)
Intinya Sih
  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memerintahkan penanganan darurat banjir di beberapa wilayah, termasuk Dinar Indah, Rowosari, Sampangan, dan Mayangsari sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi.
  • Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan memperkuat tanggul Kali Babon sepanjang 30 meter dengan sandbag dan trucuk bambu untuk mencegah limpasan air akibat debit tinggi dari hulu.
  • Pemkot Semarang menyiagakan petugas dan peralatan di titik rawan sambil memantau cuaca secara real-time serta berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana untuk solusi permanen pengendalian banjir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bergerak cepat menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penanganan darurat menyusul banjir kiriman yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu (14/3/2026) malam hingga Minggu (15/3/2026) pagi. Fokus utama penanganan dilakukan di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, serta beberapa titik di wilayah Rowosari, Sampangan, dan Mayangsari.

1. Perkuat tanggul Kali Babon

banjir semarang, dinar indah
Petugas menangani dampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

"Penyebab banjir di Dinar Indah adalah intensitas hujan yang sangat lebat di wilayah hulu, tepatnya Ungaran bagian timur. Aliran Kali Babon dari hulu ini sampai ke hilir dengan debit tinggi sehingga mengakibatkan genangan di pemukiman warga," ungkapnya, Minggu (15/3/2026).

Merespons kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari DPU, BPBD, Damkar, Dinsos, hingga jajaran TNI-Polri (Brimob, Polsek, Koramil) dikerahkan untuk memperkuat tanggul yang kritis. Untuk di Dinar Indah, penguatan dilakukan sepanjang 30 meter pada titik paling rawan limpasan air.

"Selain pemasangan ribuan sandbag (karung pasir), tanggul tersebut nantinya akan kita pasang trucuk bambu untuk penguatan struktur. Ini langkah darurat paling efektif agar tanggul tidak mudah tergerus jika ada kiriman air susulan," katanya.

2. Petugas diterjunkan ke wilayah terdampak

banjir semarang, dinar indah
Petugas menangani dampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Selain di Dinar Indah, Agustina juga memastikan petugas telah diterjunkan ke wilayah terdampak lainnya, terutama di Kelurahan Rowosari yang meliputi Perum Argo Residence, Perum Rowosari Megah Asri 2, dan Perumahan Grand Permata Tembalang, serta wilayah Sampangan dan Mayangsari.

"Kami terus menjalin komunikasi lintas sektoral, termasuk bersinergi dengan BBWS Pemali Juana sebelum, saat, dan pasca-kejadian. Mengingat Kali Babon merupakan kewenangan pusat, koordinasi untuk solusi permanen sedang kami diskusikan secara intensif agar warga tidak terus-menerus waswas setiap hujan lebat," tambahnya.

3. Pastikan seluruh titik rawan tertangani

banjir semarang, dinar indah
Petugas menangani dampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Hingga Minggu pagi, tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh titik rawan telah tertangani. Pemkot Semarang juga terus menyiagakan tenaga operasional lapangan di titik-titik rawan genangan.

"Saat ini kami memantau radar BMKG secara real-time karena cuaca masih sangat dinamis. Seluruh tenaga dan stok sandbag tambahan sudah disiagakan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti," tandas Agustina.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More