Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ahmad Luthfi: Melalui MTQ, Industri UMKM Ikut Tumbuh
Pelaku UMKM dari Papua menggelar dagangan di are parkir Simpang Lima Semarang saat pelaksanaan MTQ 2026. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Pameran Serambi Nusantara dalam MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang mencatat estimasi transaksi harian sekitar Rp500 juta dari 150 stan peserta.
  • Stan dari provinsi, kabupaten/kota, kuliner, mitra, kementerian, dan mandiri menampilkan makanan, kerajinan, fesyen, kain tradisional, serta produk kreatif daerah.
  • Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan MTQ turut menggerakkan ekonomi, memperluas pasar UMKM, dan membuka jejaring usaha antardaerah; stan Mimika juga mendapat antusiasme tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun 2026

MTQ Nasional XXXI digelar di Kota Semarang dan menjadi penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM.

12-19 September 2026

Pameran Serambi Nusantara berlangsung di Kawasan Parkir Simpanglima Kota Semarang dengan 150 stan dari berbagai daerah.

Hari pertama

Stan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kewalahan melayani tingginya antusiasme masyarakat.

Senin (14/9/2026)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pameran dan menyebut estimasi transaksi UMKM mencapai sekitar Rp500 juta per hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pameran Serambi Nusantara dalam rangka MTQ Nasional XXXI 2026 mencatat estimasi transaksi UMKM sekitar Rp500 juta per hari dari 150 stan peserta.
  • Who?
    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pelaku UMKM dari berbagai daerah, serta Lintje Siwabessy Paiman dari Dekranasda Kabupaten Mimika terlibat dalam kegiatan ini.
  • Where?
    Pameran berlangsung di Kawasan Parkir Simpanglima, Kota Semarang, Jawa Tengah.
  • When?
    Pameran digelar pada 12–19 September 2026. Ahmad Luthfi meninjau lokasi pada Senin, 14 September 2026.
  • Why?
    Kegiatan ini menjadi bagian dari MTQ Nasional XXXI 2026 dan menampilkan produk daerah untuk membuka pasar serta mempertemukan pelaku UMKM antardaerah.
  • How?
    Sebanyak 150 stan menjual makanan, kerajinan, fesyen, kain tradisional, kuliner, aksesori, dan produk kreatif; tingginya kunjungan mendorong transaksi harian yang diestimasi sekitar Rp500 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
MTQ Nasional di Semarang juga punya pameran jualan. Ada 150 stan dari banyak daerah. Mereka menjual makanan, baju, kerajinan, dan kain. Setiap hari, jualannya kira-kira dapat Rp500 juta. Pak Ahmad Luthfi melihat stan-stan itu. Orang-orang juga ramai datang ke stan dari Mimika, Papua Tengah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
MTQ Nasional di Semarang memperlihatkan bagaimana kegiatan keagamaan dapat membuka ruang ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM. Keragaman produk dari berbagai daerah, transaksi harian yang tinggi, serta antusiasme pengunjung memberi kesempatan bagi usaha lokal untuk memperkenalkan unggulan mereka, memperluas pasar, dan membangun pertemuan bisnis lintas wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang tak sekadar menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga mesin penggerak ekonomi.

Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti 150 stan dari berbagai penjuru tanah air, para pelaku UMKM sukses membukukan estimasi transaksi harian sekitar Rp500 juta.

Sebanyak 150 stan itu terdiri atas 24 stan provinsi, 70 stan kabupaten/kota, 20 stan kuliner, 10 stan mitra, 12 stan kementerian, dan 14 stan mandiri. Pameran itu digelar di Kawasan Parkir Simpanglima Kota Semarang pada 12-19 September 2026.

Produk yang ditampilkan mencerminkan kekayaan masing-masing daerah, mulai dari makanan, kerajinan, fesyen, kain tradisional, hingga produk kreatif lainnya.

"Per hari sekitar Rp500 juta pendapatan yang dihasilkan oleh mereka. Kalau satu minggu sudah berapa. Bagus sekali ini,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi seusai meninjau pameran di area parkir Simpang Lima, Senin (14/9/2026).

Dalam tinjauan itu, Luthfi mendatangi sejumlah gerai UMKM. Ia melihat lebih dekat produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan, fesyen, aksesori, kuliner, hingga oleh-oleh khas dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Luthfi, dengan tingginya transaksi dalam gelaran itu, menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya memberikan dampak dari sisi keagamaan dan sosial, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa melalui MTQ, UMKM ikut tumbuh dan berkembang. Mereka yang berasal dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota dapat bertemu sehingga kita bersama-sama merasakan perputaran ekonomi di wilayah Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Melalui kegiatan tersebut, momentum MTQ diharapkan memperluas pasar UMKM sekaligus membangun jejaring usaha antardaerah yang tetap berlanjut setelah perhelatan selesai.

Tingginya antusiasme pengunjung juga dirasakan peserta asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sekretaris I Dekranasda Mimika, Lintje Siwabessy Paiman, mengaku sempat kewalahan melayani masyarakat yang mendatangi stan mereka.

“Hari pertama kami sampai kewalahan. Mungkin masyarakat ingin melihat apa saja yang dibawa oleh teman-teman dari Papua,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article