Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Eks Tim Mawar Anak Buah Prabowo Jabat Pembina Lindu Aji Jateng

Kota Semarang
Eks Tim Mawar Anak Buah Prabowo Jabat Pembina Lindu Aji Jateng
Mantan anggota Tim Mawar Kopassus, Fauka Noor Farid. (Dok. Lindu Aji)
  • Mantan anggota Tim Mawar Kopassus, Fauka Noor Farid, ditetapkan sebagai Ketua Pembina Lindu Aji periode 2026-2031 melalui Kongres III dan pelantikan di Magelang.
  • Ormas Lindu Aji beranggotakan sekitar 100 ribu orang dari beragam profesi; anggota berharap kepemimpinan baru peduli kebutuhan lapangan serta meningkatkan kesejahteraan melalui program nyata.
  • Fauka berkomitmen mengubah citra Lindu Aji lewat koperasi, dukungan program sosial, dan kamtibmas yang wajib berkoordinasi dengan TNI-Polri tanpa bertindak sebagai aparat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Mantan anggota Tim Mawar Kopassus, Fauka Noor Farid menduduki posisi Ketua Pembina Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Lindu Aji. Penetapan purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel itu berlangsung pada Kongres III DPP Lindu Aji di Semarang, (13/9/2026).

Setelah kongres, kepengurusan DPP Lindu Aji periode 2026-2031 menjalani pelantikan resmi di Taman Lumbini Candi Borobudur, Magelang, pada Minggu (13/9/2026). Kehadiran mantan bawahan Presiden Prabowo Subianto itu diklaim memberikan warna baru bagi ormas terbesar di Jawa Tengah yang beranggotakan sekitar 100 ribu orang tersebut.

Harapan Anggota Lindu Aji Lindu Aji memiliki basis anggota dari berbagai kalangan, termasuk pekerja lapangan seperti tukang parkir dan sekuriti. Para anggota menyambut positif kepemimpinan baru ini.

“Baru dengar sosoknya, katanya bekas dari militer, anak buahnya Pak Prabowo. Ya senang-senang saja, semoga bisa membawa kesejahteraan buat anggota dengan program-programnya,” kata Pingit, salah satu anggota Lindu Aji dari Semarang.

Seno, anggota asal Kendal, turut menegaskan pentingnya sosok pemimpin yang memahami kebutuhan anggota di lapangan.

“Yang penting peduli dengan anggota dan tahu yang dibutuhkan anggota. Kita ini sejak dulu setia dan siap diperintah apa saja dengan pendiri almarhum Pak Ikhwan Ubaidillah dan jajaran petinggi,” ujarnya.

Bagi Fauka, amanah tersebut merupakan tantangan sekaligus ruang pembuktian untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia bertekad mengubah citra organisasi di mata masyarakat agar membawa dampak positif yang nyata.

“Ini tantangan saya, bagaimana mengubah imej Lindu Aji ini yang identik dengan preman supaya menjadi organisasi yang bermanfaat di masyarakat. Kita akan buat koperasi untuk membantu mengendalikan harga sembako, mendampingi TNI-Polri dalam kamtibmas, hingga membantu penyelenggaraan MBG dan Kopdes Merah Putih untuk lebih baik,” jelas Fauka seusai acara pelantikan.

Merespons pertanyaan terkait polemik kiprah ormas GRIB yang ikut menjadi Pasukan Pengamanan (Pam) Swakarsa TNI-Polri pada demonstrasi Agustus lalu, Fauka memastikan hal serupa di Lindu Aji akan berjalan sesuai koridor hukum. Seluruh kegiatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Lindu Aji harus selalu berkoordinasi dengan aparat berwenang.

“Kita kan punya banyak DPC di seluruh Jateng, jadi tugas kamtibmasnya diatur dan dikoordinasikan dengan Kodim dan Polres daerah setempat. Tidak boleh menjadi ‘APH’ (Aparat Penegak Hukum) sendiri dan arogan,” tegas Fauka dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi, Lindu Aji bermula dari perkumpulan yang didirikan oleh Ikhwan Ubaidillah pada tahun 1989. Kelompok ini berkembang menjadi yayasan sosial hingga akhirnya resmi berdiri sebagai ormas pada tahun 2015. Masuknya tokoh berlatar belakang militer ini membuka babak baru bagi perjalanan Lindu Aji.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More