Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ahmad Purnomo Perkirakan Gibran Dapat Rekomendasi PDIP di Pilkada Solo
(IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Salah satu bakal calon Wali Kota Solo dari PDIP, Achmad Purnomo mengaku sudah memprediksi jika rekomendasi akan turun pada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Meski begitu, ia belum mendapat kabar resmi dari partai terkait putusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang disebut telah meneken surat rekomendasi untuk Gibran Rakabuming yang di pemilihan menjadi calon Wali Kota Solo, bersama dengan wakilnya Teguh Prakosa.

1. Purnomo mengaku tak kaget gibran dapat rekomendasi dari PDIP

Dok. Gibran Rakabuming Raka

Munculnya nama Gibran sebagai bakal calon Wali kota Solo, nampaknya menjadi saingan berat Purnomo untuk maju sebagai calon Wali Kota dalam Pilkada 2020. Sejak Gibran bertekad menjadi calon Wali Kota, Purnomo tidak merasa kaget jika akhirnya hasil rekomendasi akan jatuh pada anak sulung Presiden Jokowi tersebut.

Ia bahkan telah menprediksi dari awal, siapa yang akan maju sebagai calon Wali Kota dari partai berlambang banteng tersebut.

"Secara pribadi iya sudah memprediksi meskipun semuanya pengurus partai ndak mungkin ndak mungkin karena proses penunjukkan saya sesuai alur yang benar prosedur pencalonan juga benar,"jelasnya, Kamis (18/6).

2. Purnomo merasa kecewa

Dok. Humas Pemkot Solo

Meski baru sekedar kabar dari pemberitaan di media, namun pria yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota periode 2015-2020 tersebut tetap merasa kecewa. Ia pun juga tak ingin berandai-andai soal hasil resmi rekomendasi nantinya.

"Kalau kecewa, gelo sebagai manusia lumrah, ya,  tapi tidak berkelanjutan, dari awal mestinya mempunyai harapan sebagai manusia tapi ndak berkelanjutan karena apalagi saya secara pribadi menilai bakalnya ya itu (Gibran.red)," ungkapnya.

"Kabar-kabare Gibran sama Teguh ya monggo," imbuh Purnomo.

3. Tak pernah kampanye

Dok. Humas Pemkot Solo

Kendati telah ditetapkan sebagai bakal calon Wali Kota dari hasil penjaringan DPC PDIP Solo, namun Purnomo mengaku tidak pernah mengelar pertemuan dengan warga guna mendapatkan dukungan. Hal tersebut kesebabkan karena kondisi pandemik virus corona yang menjadikan Purnomo tak sampai hati untuk menarik simpati rakyat.

"Ndak kegiatan sama sekali betul-betul karena alasan pandemi corona, hati perasaan saya ndka sampai, karena ambisi saya untuk pengabdian, ambisi pribadi ndak ada, mengajukan permohonan diri, dikabulkan syukur kalau ndak ya sebagai kader melaksanakan," tegasnya.

Purnomo juga memprediksi jumlah partisipan warga saat Pilkada 2020 akan turun, lantaran warga takut untuk datang ke kerumunan massa selama pandemi virus corona masih berlangsung.

"Yang terang hitungan saya hitungan Pak Rudy(Ketua DPC PDIP.red) partisipasi turun ya lumrah karena merasa masyarakat banyak perhitungan," jelasnya.

Editorial Team

Related Article