Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kecelakaan di Gunungpati Renggut Nyawa Maba Unnes

Kota Semarang
Kecelakaan di Gunungpati Renggut Nyawa Maba Unnes
Ilustrasi kecelakaan motor (billallenlaw.com)
  • Mahasiswa baru FEB Unnes, Rivaldo Reza asal Tingkir, Salatiga, meninggal dalam kecelakaan lalu lintas pada 12 Agustus 2026 di Jalan Mr Koesbiyono, Gunungpati, Semarang.
  • Unnes berkoordinasi dengan Polsek Gunungpati dan petugas lapangan, sementara jenazah Rivaldo dibawa ke RSUP dr Kariadi sebelum diserahkan kepada keluarga.
  • Unnes mengimbau sivitas akademik, terutama mahasiswa baru, agar lebih berhati-hati berkendara, mengurangi mobilitas yang tidak penting, serta mematuhi aturan lalu lintas dan keselamatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Seorang mahasiswa baru (maba) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unnes bernama Rivaldo Reza, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Gunungpati Semarang. 

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Rivaldo. 

Rivaldo tercatat sebagai maba Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran  yang berasal dari Tingkir Kota Salatiga. 

"Terkait hal tersebut kami sampaikan informasi bahwa Rivaldo meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas pada Rabu (12/8/2026) Jalan Mr Koesbiyono, Sumurjurang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang," kata Kepala Humas Unnes Rahmat Petuguran kepada IDN Times. 

Dalam merespons situasi tersebut, Rahmat menegaskan telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dari Polsek Gunungpati. 

Setelah mendapat informasi tersebut, Unnes melalui Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB dan Kasi Kemahasiswaan telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan. 

Jenazah Ananda Rivaldo dibawa ke RSUP dr Kariadi. 

Di Rumah Sakit Kariadi, Unnes telah bertemu dengan pihak keluarga untuk menyampaikan duka cita sekaligus menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

Unnes mengimbau kepada seluruh sivitas akademik, khususnya mahasiswa baru, untuk meningkatkan kehati-hatian dalam berkendara. 

Ia pun berkata bahwa dengan datangnya mahasiswa baru dari berbagai daerah, lalu lintas memang lebih padat dari biasanya.

"Mahasiswa harus lebih hati-hati dalam berkendara, mengurangi mobilitas jika memang tidak sangat penting, dan mematuhi peraturan lalu lintas dan keselamatan berkendara,” ujar Rahmat. 

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More