Dinsos Jateng Akan Surati Ahmad Luthfi Minta Speling Periksa Siswa SR

Dinsos Jawa Tengah akan menyurati Gubernur Ahmad Luthfi agar program dokter spesialis keliling, Speling, memeriksa kesehatan siswa di seluruh Sekolah Rakyat.
Dinsos juga meminta izin Kemensos untuk mengerahkan Speling ke Sekolah Rakyat, dengan dokter spesialis terdekat dijadwalkan rutin memeriksa para siswa.
Langkah ini menyusul meninggalnya ANF, siswi kelas XI Sekolah Rakyat Sragen, setelah demam seminggu; sekolah tidak mengetahui ia menderita penyakit kelenjar tiroid.
Semarang, IDN Times - Dinas Sosial Jawa Tengah dalam waktu dekat akan mengirimkan surat permohonan kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sebagai tindakan memperbaiki sistem pemeriksaan kesehatan di masing-masing Sekolah Rakyat.
Perbaikan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan supaya kejadian meninggalnya seorang siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sragen tidak terulang kembali.
"Saya tak mathur (bilang) ke Pak Gub agar semua speling memeriksa siswa Sekolah Rakyat ini," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jateng Imam Masykur kepada IDN Times, Kamis (10/9/2026).
Speling yang dimaksud Imam tak lain program dokter spesialis keliling yang mana menjadi terobosan sejak Ahmad Luthfi menjabat Gubernur Jateng.
Sebagai tahapan awal, katanya pihaknya juga mengirimkan surat permintaan kepada Kemensos agar mendapat izin mengerahkan speling ke tempat-tempat Sekolah Rakyat.
Nantinya setiap dokter spesialis keliling akan senantiasa menjangkau Sekolah Rakyat terdekat untuk memeriksa penyakit yang diderita siswa-siswi.
"Ke depan, yang namanya Speling yang digerakkan Pak Gub harus turun ke SR semua. Nanti saya akan buat surat ke Pak Gub untuk dokter spesialis ini yang ada di sekitar SR agar rutin turun (memeriksa kesehatan siswa)," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi kelas XI SMP Sekolah Rakyat Sragen berinisial ANF (16) meninggal dunia setelah seminggu jatuh sakit. ANF belakangan diketahui menderita penyakit kelenjar tiroid (hipertiroid).
ANF tercatat sebagai siswi kelas XI yang sudah dua tahun menempati asrama Sekolah Rakyat Sragen. Tahun pertama ANF menempati asrama rintisan Sekolah Rakyat Sragen. Kemudian tahun kedua menempati asrama permanen.
"Ini sudah tahun kedua dia di SR Sragen. Pihak SR tidak tahu kalau dia punya penyakit kelenjar tiroid. Seminggu terakhir kondisinya demam panas gak turun turun," kata Imam.






















