Kendal, IDN Times - Lantaran merasa satu visi dalam pelaksanaan kontestasi Pilpres 2024, sejumlah alumni Ponpes Tebuireng saat ini mulai mengarahkan dukungannya kepada paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Alumni Tebuireng yang memberikan dukungannya ke Prabowo-Gibran ialah Nanang Fardiansyah.
Alumni Santri Tebuireng Pindah Dukungkan ke Prabowo-Gibran

1. Sering beri makan ke orang gila, PGOT dan para pengemis
Nanang yang notabene sebagai kader sekaligus caleg PKB dapil Kendal mengaku tergerak memenangkan Prabowo-Gibran lantaran memiliki gerakan yang sama dalam memberikan makan siang gratis kepada masyarakat.
"Saya sejak puluhan tahun terakhir sudah bergerak secara mandiri untuk memberi makan bagi para PGOT, pengemis, orang gila dan orang-orang di jalanan sebagai bentuk kepedulian saya kepada kaum marjinal. Nah, dengan misi Prabowo-Gibran yang mencanangkan program makan siang gratis, maka ini selaras dengan gerakan yang saya lakukan selama ini," kata Nanang, Senin (15/1/2024).
2. Nanang setuju dengan program makan siang gratis
Program makan siang gratis, katanya sangat penting dan juga dibutuhkan jika melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini, sehingga ia mendukung. Menurutnya, program makan siang dan susu gratis ini dapat menurunkan angka kemiskinan dan stunting.
"Apa yang saya lakukan selama puluhan tahun sangat ada sinkronisasi dengan program makan siang gratis dan susu gratis. Itu merupakan kebutuhan pokok bagi rakyat dan langsung bisa dirasakan, jadi perlu dilanjutkan," beber Nanang.
3. Tegaskan juga dukung kelanjutan dana abadi pesantren
Sebagai seorang kader PKB, pilihan yang ditempuh Nanang memang tergolong nekat. Pasalnya selama ini partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut menjadi koalisi pengusung paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Kendati demikian, diakuinya bahwa hal itu tak terlalu ia pedulikan. Selain sebagai santri yang pernah belajar di pesantren yang didirikan KH Hasyim Asy'ari, Nanang juga mendukung program dana abadi pesantren era Jokowi yang pada 2024 nanti akan dilanjutkan oleh Prabowo-Gibran.
"Saya mendukung Pak Prabowo dan Mas Gibran karena meneruskan program Pak Jokowi untuk dana abadi pesantren," cetusnya.
4. Terinspirasi pada gerakan Khofifah Indar Parawansa
Tak cuma itu saja, Nanang juga terinspirasi dari gerakan Gubernur Jateng Khofifah Indar Parawansa yang memilih memenangkan Prabowo-Gibran. Tokoh dari NU lainnya pun juga merapat ke Prabowo-Gibran. Mulai dari Habib Luthfi dan cucu KH Hasyim Asy'ari, Irfan Yusuf Hakim.
"Ada prinsip tawadhu kepada para tokoh tersebut yang mendukung Prabowo-Gibran. Sehingga saya sangat terinspirasi dengan gerakan mereka (Prabowo-Gibran) yang punya program khusus dana abadi pesantren," kata dia.
Ia pun sepakat dengan narasi keberlanjutan dan kurang sesuai dengan spirit perubahan AMIN. Nanang menilai bahwa program pembangunan era Jokowi harus terus berlanjut.
Nanang menegaskan, kehadiran sosok pengusaha muda seperti Gibran Rakabuming Raka yang berkontestasi dalam Pilpres 2024 kali ini menjadi harapan baru bagi pengusaha muda seperti dirinya
"Karena beliau (Gibran) yang termuda yang cocok dengan generasi milenial dan para pengusaha muda. Beliau bisa melanjutkan program Pak Jokowi karena beliau tidak mengusung perubahan yang itu artinya dimulai dari nol, tapi melanjutkan program pemerintah Jokowi," katanya.
"Beliau dari kalangan milenial dan beliau sukses membangun Solo waktu jadi wali kota, berarti sudah teruji, banyak kemajuan di Solo. Beliau juga pengusaha dan menurut saya kita perlu pemikiran anak muda seperti beliau biar Indonesia lebih maju," tandasnya.