Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anti Nyasar! 4 Cara Atasi Google Maps Error di Semarang
Ilustrasi lalu lintas di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Kondisi jalanan dinamis dan kontur perbukitan di Semarang sering memicu Google Maps error atau salah mengarahkan rute.

  • Masalah ini bisa diatasi dengan kalibrasi GPS, membersihkan cache, mengunduh peta offline, dan menyesuaikan mode kendaraan.

  • Manfaatkan fitur Street View untuk memantau kecenderungan tanjakan ekstrem di kawasan Semarang Atas sebelum meluncur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Google Maps di Semarang kadang salah jalan karena ada bukit, gang kecil, dan jalan yang berubah. Kita bisa gerakkan HP seperti angka 8 supaya GPS lebih tepat. Kita juga bisa hapus cache, unduh peta offline, dan pilih motor atau mobil. Sekarang Street View bisa dipakai untuk melihat tanjakan sebelum pergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah nggak sih, lagi buru-buru membelah jalanan Semarang eh malah diarahkan Google Maps masuk ke gang sempit, putar balik tak jelas di Simpang Lima, atau justru disuruh menerobos perbaikan jalan di Kaligawe? Pengalaman nyasar gara-gara navigasi digital memang bikin emosi dan membuang waktu.

Apalagi dengan kontur Kota Atlas yang bervariasi—mulai dari pesisir hingga tanjakan curam di kawasan Gombel atau Gunungpati—akurasi GPS jadi kunci utama. Biar kamu tidak di-prank aplikasi navigasi lagi saat keliling kota, yuk simak empat langkah praktis mengatasinya berikut ini!

1. Kalibrasi Akurasi GPS HP Kamu

penggunaan Google Maps (unsplash.com/@priscilladupreez)

Sinyal GPS yang lemah atau melenceng membuat titik biru di peta melebar, sehingga aplikasi kerap keliru membaca posisi atau arah kendaraan.

Buka Google Maps, ketuk ikon titik biru lokasi kamu, lalu pilih menu Kalibrasi di pojok kiri bawah. Gerakkan HP membentuk angka 8 beberapa kali hingga tingkat akurasi berubah menjadi Tinggi. Jangan lupa juga masuk ke pengoperasian HP di Pengaturan > Lokasi > Layanan Lokasi dan pastikan fitur Akurasi Lokasi Google (Google Location Accuracy) sudah aktif.

2. Bersihkan Cache dan Data Aplikasi yang Menumpuk

ilustrasi aplikasi google maps (play.google.com)

Tumpukan file sampah (cache) sering bikin aplikasi mendadak freeze, telat memperbarui posisi kendaraan di jalan, atau bahkan rute navigasi hilang di tengah jalan.

Untuk membersihkannya, buka Pengaturan HP > Aplikasi > Pengelola Aplikasi > Google Maps. Masuk ke menu Penyimpanan, lalu klik Hapus Cache. Jika aplikasi masih sering close sendiri, kamu bisa memilih opsi Hapus Data agar performanya kembali segar seperti baru diunduh.

3. Unduh Peta Offline Khusus Wilayah Semarang

Ilustrasi lanskap Lawang Sewu di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Koneksi internet yang tidak stabil di kawasan padat atau daerah perbukitan Semarang sering bikin navigasi terputus mendadak. Solusinya adalah mengunduh Peta Offline (Offline Maps).

Ketuk foto profil di pojok kanan atas Google Maps, pilih Peta Offline, lalu klik Pilih Peta Anda Sendiri. Geser dan atur kotak cakupan hingga meliputi seluruh area Kota Semarang dan sekitarnya, lalu tekan Download. Dengan begini, peta tetap berfungsi mulus meskipun sinyal HP hilang ditelan tanjakan.

4. Atur Mode Kendaraan dan Opsi "Hindari Jalan Tol"

Suasana arus lalu lintas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Pernah bawa motor tapi malah diarahkan masuk ke pintu tol Muktiharjo atau Gayamsari? Itu tandanya kamu lupa mengatur opsi kendaraan sebelum berangkat.

Sebelum menekan tombol Mulai/Start, pastikan selalu memilih Ikon Mobil untuk roda empat atau Ikon Motor untuk roda dua di bagian atas layar. Bagi pengendara motor di Semarang, wajib mengaktifkan opsi Hindari Jalan Tol di pengaturan rute agar tidak diarahkan ke jalur tol dalam kota atau gang-gang sempit yang tidak muat dilintasi.

Tips Khusus Pengendara di Semarang

Suasana lalu lintas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Sebelum meluncur ke area Semarang Atas seperti Tembalang, Banyumanik, atau Gunungpati, manfaatkan fitur Street View untuk memantau elevasi dan kondisi jalan. Ini penting untuk memastikan kendaraan kamu kuat menanjak dan jalurnya aman.

Selain itu, kalau menemukan jalan yang ditutup permanen atau rute satu arah yang salah, jangan ragu untuk memanfaatkan fitur Laporkan Masalah. Ketuk lama titik jalan tersebut untuk membantu memperbarui data peta bagi sesama pengguna jalan lainnya di Semarang.

Menjaga performa dan pengaturan Google Maps tetap optimal bakal bikin perjalanan kamu melintasi Kota Semarang jadi jauh lebih tenang dan bebas dari drama nyasar.

Di antara jalur Kaligawe, tanjakan Gombel, atau gang-gang di Semarang Atas, lokasi mana nih yang paling sering bikin Google Maps kamu error? Ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article