Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Konsumsi BBM dan LPG Naik Saat Mudik, Pertamina Pastikan Stok Aman
Fuel Terminal Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Konsumsi BBM jenis gasoline naik 28,4 persen selama periode mudik Lebaran 2026, sementara gasoil turun 10,2 persen akibat meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi.
  • Konsumsi LPG harian meningkat 6,7 persen dengan lonjakan terbesar pada LPG subsidi 3 kg sebesar 7,2 persen, sedangkan LPG non-subsidi justru menurun 4,7 persen.
  • Pertamina menjamin stok energi aman hingga 29 kali lipat dari konsumsi harian dan menambah layanan Serambi MyPertamina di jalur mudik untuk mendukung kenyamanan pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat lonjakan konsumsi energi selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026. Kenaikan ini terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Meski terjadi peningkatan signifikan, Pertamina memastikan stok energi tetap aman dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah Jawa Bagian Tengah.

1. Konsumsi BBM gasoline melonjak hingga 28,4 persen

Pengisian BBM di jalur mudik Lebaran 2026. (Dok/PT Pertamina)

Berdasarkan data realisasi harian, konsumsi BBM jenis gasoline mengalami kenaikan sebesar 28,4 persen, dari rata-rata normal 12.943 KL menjadi 16.625 KL per hari.

Puncak konsumsi terjadi pada 19 Maret 2026 dengan volume mencapai 20.681 KL. Lonjakan ini dipicu meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik.

Sementara itu, konsumsi gasoil justru mengalami penurunan sebesar 10,2 persen, dari 7.069 KL menjadi 6.350 KL per hari.

2. Konsumsi LPG ikut meningkat, terutama subsidi 3 kg

Ilustrasi LPG. (Dok. Pertamina)

Pada sektor LPG, rata-rata konsumsi harian naik 6,7 persen dari 4.854 metrik ton (MT) menjadi 5.179 MT per hari.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada LPG subsidi 3 kg yang meningkat 7,2 persen, dari 4.630 MT menjadi 4.965 MT per hari. Sebaliknya, LPG non-subsidi mengalami penurunan sebesar 4,7 persen.

Puncak konsumsi LPG tercatat pada 18 Maret 2026 dengan volume mencapai 5.424 MT.

3. Pertamina siapkan stok hingga 29 kali lipat dan layanan tambahan

Tangki timbun Fuel Terminal Boyolali. (IDN Times/Larasati Rey)

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, memastikan ketahanan energi tetap terjaga selama periode Satgas RAFI.

Ia menyebutkan ketersediaan stok energi mencapai 29,2 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Pertamina mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gerakan Hemat Energi dengan menggunakan BBM secara bijak dan efisien selama perjalanan, serta tidak melakukan panic buying karena stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Selain itu, Pertamina juga menghadirkan layanan Serambi MyPertamina di 19 titik strategis jalur mudik, termasuk enam titik di Jawa Bagian Tengah seperti Rest Area 379 A, KM 260 B, KM 19 A, Bandara Ahmad Yani, Bandara Yogyakarta International Airport, dan Stasiun Purwokerto.

Layanan ini menyediakan berbagai fasilitas gratis, mulai dari ruang istirahat ber-AC, musala, layanan kesehatan, hingga area bermain anak.

Pertamina juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak serta tidak melakukan panic buying, karena stok dipastikan aman dan distribusi berjalan normal.

Editorial Team