MPLS Unik! Guru SD di Solo Pakai Kostum Harry Potter Sambut Siswa

- Guru SDN Cemara Dua Solo mengenakan kostum bertema Harry Potter saat MPLS untuk menciptakan suasana belajar yang ramah, menyenangkan, dan memotivasi siswa sejak hari pertama sekolah.
- Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi melihat guru berkostum unik, membuat suasana penyambutan lebih hangat dan membantu murid baru merasa nyaman memasuki lingkungan sekolah.
- Dinas Pendidikan Kota Solo menilai konsep ini efektif membangun motivasi berprestasi anak sejak awal, sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua melalui Gerakan Ayah Mengantar Sekolah.
Solo, IDN Times – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri Cemara Dua, Kota Solo, Jawa Tengah, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Alih-alih menyambut siswa dengan seragam biasa, para guru tampil mengenakan kostum bertema serial novel Harry Potter untuk menciptakan suasana belajar yang ramah anak, edukatif, sekaligus menyenangkan.
Setibanya di sekolah, para guru berjajar di pintu gerbang menyambut kedatangan siswa baru. Setelah bersalaman dengan guru, para murid kelas 1 kemudian diantar kakak kelas menuju ruang belajar masing-masing. Konsep penyambutan ini pun sukses menarik perhatian siswa maupun orang tua yang mengantar anak mereka di hari pertama sekolah.
1. Guru Ingin Hadirkan MPLS yang Ramah Anak dan Penuh Semangat

Koordinator Kurikulum SDN Cemara Dua, Ratnawati Tri Utami, mengatakan pemilihan tema Harry Potter bukan sekadar mengenakan kostum, tetapi membawa pesan positif agar siswa termotivasi menjadi versi terbaik diri mereka.
Menurutnya, konsep tersebut juga memberikan pengalaman berbeda bagi siswa saat memulai tahun ajaran baru sehingga mereka merasa lebih nyaman dan antusias mengikuti kegiatan MPLS.
“Sebenarnya tema kita hari ini adalah aksi kebaikan untuk prestasi masa depan. Kenapa pakai kostum seperti ini karena ingin membawa ala ala Harry potter gitu ya hogwarth kita ingin menyihir diri kita sendiri untuk aksi kebaikan versi terbaik kita sendiri biar ada vibes nya yang positif gitu,” ujar Ratnawati Tri Utami.
2. Siswa Terkejut Lihat Guru Berkostum Harry Potter

Konsep unik yang dihadirkan sekolah ternyata mendapat respons positif dari para siswa. Theresa, salah seorang siswa, mengaku tidak menyangka guru-gurunya akan tampil mengenakan kostum Harry Potter.
Ia melihat adik-adik kelas yang baru masuk sekolah tampak lebih bersemangat dan tidak canggung saat memasuki lingkungan sekolah.
“Sebelumnya tidak menyangka guru guru akan menggunakan kostum Harry Potter. Saat melihat adek adek mereka semangat gitu. Itu rasanya lega gitu kalo adek adek bisa sampai kelasnya dengan semangat terus ditanyain enak Ndak sekolah disini. Katanya seneng gitu,” kata Theresa.
3. Disdik Solo: Bisa Bangun Motivasi Berprestasi Sejak Hari Pertama

Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Solo, Eni Idayati, yang turut mengunjungi SDN Cemara Dua menilai konsep MPLS tersebut mampu membangun motivasi siswa sejak awal masuk sekolah.
Menurutnya, sosok Harry Potter dikenal sebagai karakter yang mampu menginspirasi sehingga dapat menjadi media penyemangat bagi anak-anak untuk berprestasi.
“Dengan pakaian yang digunakan bapak ibu guru tentu ini memberikan inspirasi karena sosok Harry potter adalah sosok yang bisa memberikan motivasi diri sendiri untuk berprestasi harapannya anak anak dari dalam diri mereka sudah terbangun motivasi untuk berprestasi,” ujar Eni Idayati.
Selain menghadirkan konsep MPLS yang menarik, SDN Cemara Dua juga mengajak para wali murid mengikuti Gerakan Ayah Mengantar Sekolah (GAMAS). Melalui gerakan tersebut, para ayah diimbau meluangkan waktu mengantar anak mereka langsung ke sekolah pada hari pertama masuk tahun ajaran baru sebagai bentuk dukungan dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.


















