Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Awas Bahaya! Kenali Gejala Heatstroke dan Langkah Pertolongan Pertamanya

Kota Semarang
Awas Bahaya! Kenali Gejala Heatstroke dan Langkah Pertolongan Pertamanya
ilustrasi heatstroke (freepik.com/jcomp)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Heatstroke adalah darurat medis akibat suhu inti tubuh mencapai 40°C atau lebih, yang dapat merusak organ dan sistem saraf serta berujung fatal dalam hitungan menit.

  • Gejalanya mencakup kebingungan atau mengigau, kulit sangat panas dan kering—atau basah setelah aktivitas berat—mual, muntah, napas cepat, kejang, hingga pingsan.

  • Segera hubungi ambulans, pindahkan korban ke tempat sejuk, dinginkan tubuh dengan air, kompres, dan kipas; jangan beri minum jika korban pingsan, mengantuk berat, atau muntah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Melanjutkan pembahasan kita tentang cuaca ekstrem sebelumnya, dampak kepanasan tak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan tanpa penanganan cepat, kelelahan panas (heat exhaustion) bisa melompati batas aman dan memicu heatstroke.

Kondisi ini terjadi saat sistem pendingin alami tubuh sudah "mogok" total akibat paparan gelombang panas yang membakar. Karena heatstroke bisa berujung fatal dalam hitungan menit, kamu wajib mengenali gejala kritis serta langkah pertolongan pertamanya secara mendalam berikut ini!

1. Waspadai Gejala Utama Heatstroke pada Tubuh

ilustrasi seseorang mengalami heatstroke
ilustrasi seseorang mengalami heatstroke (pexels.com/Liliana Drew)

Serangan heatstroke terjadi sangat cepat dan langsung merusak fungsi organ serta sistem saraf pusat. Segera ambil tindakan jika melihat seseorang menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Suhu Tubuh Melonjak Ekstrem: Suhu inti tubuh menembus angka 40°C atau lebih.
  • Perubahan Mental dan Perilaku: Korban tampak bingung (disorientasi), bicara melantur atau mengigau, gelisah ekstrem, hingga bertindak agresif.
  • Kondisi Kulit Aneh: Kulit terasa sangat panas, memerah, dan benar-benar kering (tidak berkeringat). Namun, jika dipicu oleh aktivitas fisik berat di luar ruangan, kulit bisa terasa sangat basah oleh keringat berlebih.
  • Tanda-tanda Fisik Lainnya: Mengalami mual dan muntah parah, sakit kepala berdenyut hebat, detak jantung dan napas sangat cepat, hingga mengalami kejang-kejang dan pingsan (kehilangan kesadaran total).

2. Langkah Pertolongan Pertama (Sambil Menunggu Bantuan Medis)

ilustrasi heatstroke
ilustrasi heatstroke (pexels.com/Anna Shvets)

Ingat, heatstroke adalah kondisi darurat medis. Langkah paling awal dan utama yang wajib kamu lakukan adalah segera menghubungi nomor darurat (Ambulans/RS terdekat).

Sambil menunggu tim medis datang, lakukan tindakan pendinginan darurat secara agresif untuk menyelamatkan nyawa korban:

  • Evakuasi Lokasi: Pindahkan korban ke tempat sejuk, seperti ruangan ber-AC, area berkipas angin, atau berteduh di bawah pohon rindang.
  • Atur Posisi Pakaian: Telentangkan korban dan naikkan posisi kakinya sedikit lebih tinggi dari dada. Lepas atau longgarkan pakaian yang tebal dan ketat.
  • Dinginkan Tubuh Secara Agresif: Siram atau seka seluruh tubuh korban menggunakan air sejuk. Dampingi dengan menempelkan kompres dingin pada area ketiak, selangkangan, belakang leher, dan dada (titik pembuluh darah besar).
  • Arahkan Kipas Angin: Kipas tubuh korban yang sedang dibasahi untuk mempercepat penguapan panas alami dari kulit.

Pantangan Krusial Saat Pertolongan Pertama

ilustrasi heatstroke (freepik.com/freepik)
ilustrasi heatstroke (freepik.com/freepik)
  • Dilarang Keras Memaksa Minum:
    • Jika korban dalam kondisi pingsan, mengantuk berat, atau muntah-muntah, JANGAN SEKALI-KALI memasukkan cairan atau makanan ke dalam mulutnya. Tindakan ini sangat berbahaya karena bisa memicu tersedak fatal akibat cairan masuk ke saluran pernapasan. Air putih sejuk hanya boleh diberikan sedikit demi sedikit jika korban benar-benar sadar penuh.

Edukasi seputar bahaya cuaca panas ekstrem ini sangat penting untuk keselamatan kita dan orang-orang terdekat di sekitar.

Melihat cuaca yang masih sering terik belakangan ini, apakah kamu sudah selalu siap sedia membawa air minum dan pelindung kepala saat beraktivitas di luar rumah? Tulis cerita atau persiapanmu di kolom komentar, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More