Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Serunya MPLS SD Semarang: Dari Demam Piala Dunia Sampai Aksi GEMAS

Serunya MPLS SD Semarang: Dari Demam Piala Dunia Sampai Aksi GEMAS
Sejumlah bapak-bapak terlihat mengantar anaknya ke sekolah di SDN Pendrikan Lor 01 Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • MPLS di SDN Pendrikan Lor 01 Semarang dimeriahkan aksi Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GEMAS) yang menunjukkan antusiasme para ayah mendampingi anak di hari pertama sekolah.
  • SDN Tugurejo 01 Semarang mengusung tema Piala Dunia 2026 dalam MPLS, dengan guru dan siswa mengenakan jersey tim sepak bola serta bermain bola bersama di lapangan upacara.
  • Kepala SDN Tugurejo 01 menegaskan tema Piala Dunia dipilih agar siswa terinspirasi mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik, didukung kolaborasi guru dan mahasiswa Unnes.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Semarang diwarnai berbagai aksi seru.

Bahkan, para bapak-bapak tak canggung kala menunjukkan aksi Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GEMAS) saat MPLS hari pertama di SDN Pendrikan Lor 01 Kelurahan Pendrikan Semarang.

Seperti yang diperlihatkan oleh Nico, seorang bapak yang senantiasa memantau kegiatan putra kesayangannya saat MPLS di SDN Pendrikan Lor 01.

"Ya paling enggak kalau nganter anak ke sekolah itu biar tahu sendiri perkembangan anak kayak gimana, terus apakah bisa beradaptasi atau enggak. Jadi saya musti meluangkan waktu buat anak saya," ujar Nico. 

Di sisi lain, bapak-bapak pun mengaku antusias mengikuti gerakan ayah mengantar anak sekolah (GEMAS) untuk menyukseskan program Kemendukbangga. 

Di SDN Pendrikan Lor 01, ratusan siswa-siswi yang ikut MPLS hari pertama juga disuguhi kemeriahan acara penyuluhan kampanye anti bullying.

Sejumlah siswa-siswi menyimak sosialisasi yang disampaikan kepala sekolah dan seorang babinsa. 

SDN Tugurejo 01 Semarang tularkan demam Pildun

Namun ibarat pepatah lain ladang lain belalang, aksi seru MPLS juga ditunjukkan SDN Tugurejo 01 di Kecamatan Tugu.

Sejumlah guru mencoba menularkan kemeriahan Piala Dunia kepada 351 siswa-siswi yang ikut MPLS. Para guru SDN Tugurejo 01 tampak memakai jersey kontestan Piala Dunia 2026 serta pernak-pernik yang kental nuansa sepak bola.

Saat siswa berkumpul di lapangan upacara, sejumlah guru lalu unjuk kebolehan memainkan si kulit bundar. 

Mereka beradu main bola bersama beberapa siswa. Biar tambah semarak, Kepala SDN Tugurejo 01 Nur Rochmat dikampus jadi pelatih yang tampil gacor. 

Setelah puas main bola, Nur Rochmat bersama guru-guru lainnya memulai pembukaan MPLS secara simbolis. Pembukaan MPLS SDN Tugurejo 01 ditandai pemotongan pita dan juga pelepasan coverty saat pengguntingan pita pembukaan MPLS Ramah 2026.

Acara dilanjutkan penyerahan simbolis dari orang tua kepada sekolah serta pemasangan bandana sebagai tanda MPLS dimulai.

"Kami senang bahwa telah dilaksanakan MPLS di sini. Saya juga bangga bisa mengantar anak masuk sekolah," ujar Muhammad Shofiyullah Ali, seorang orang tua siswa. 

Kepala SDN Tugurejo 01, Nur Rochmat MPd menyampaikan MPLS tahun ini memang mengusung tema Piala Dunia. 

"Harapannya, siswa bisa terinspirasi dan memahami bahwa potensi tidak hanya akademik saja, tetapi juga ada non akademik seperti bidang olahraga dan juga kesenian dan lain sebagainya," akunya. 

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa MPLS terlaksana berkat kerjasama yang apik antara guru SDN Tugurejo 01 juga Mahasiswa Lantip 7 Universitas Negeri Semarang (Unnes). 

"Walaupun siswa libur, bapak ibu guru dan tendik semua bahu membahu demi terlaksananya MPLS Ramah SDN Tugurejo 01," katanya. 

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More