Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku anaknya tidak begitu antusias menjadi orang nomor satu seperti ayahnya. Anaknya bahkan mengatakan tidak akan mengikuti jejaknya selagi dirinya masih menjabat.
“Dia bilangnya kalau bapak selesai, saya baru berpikir. Baru berpikir lho ya, belum tentu bersedia,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP tersebut.
Bahkan, anak Rudy sudah beberapa kali diajukan sebagai calon anggota dewan dari partai berlambang banteng moncong putih, namun menolaknya. Ia lebih memilih menjadi pengurus PAC dan memulai karir kepartaiannya dari bawah.
“Tahun 2009 dicalonkan jadi anggota DPRD, terus tahun 2014 dicalonkan lagi mboten. Yang nomer dua (Rheo.red), kemarin dicalonkan lagi yo mboten, padahal testing yo melu,” ujar Rudy saat ditemui Senin (14/10).