Semarang, IDN Times - Keberadaan proyek strategis nasional (PSN) dianggap bisa memunculkan gangguan konflik yang bersinggungan dengan masyarakat. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengaku ada lima lokasi PSN yang rentan mengalami konflik agraria.
Berisiko Picu Konflik, Kapolda Jateng Diperintahkan Kawal 5 Proyek Ini

1. Proyek pembangunan jalan tol dan bendungan
Berdasarkan paparan Luthfi di hadapan wartawan di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, kelima PSN yang dimaksud antara lain tiga proyek pembangunan jalan tol. Serta dua pembangunan bendungan.
"Konflik agraria memang ada tiga PSN tol Solo-Yogya, Tol Bawen-Yogya, Semarang-Demak, Bendungan Jragung dan Bendungan Bener," ungkap Luthfi, Jumat (29/12/2023).
2. Pengamanan Bendungan Jragung
Ia menjelaskan khusus hari ini pihaknya mengadakan rapat koordinasi untuk pemantapan strategi pengamanan di Bendungan Jragung.
Pembahasan nantinya difokuskan pada tindakan scientific untuk membedah persoalan yang beresiko muncul di Bendungan Jragung.
"Hari ini kita lakukan rapat terkait scientific problem terutama Bendungan Jragung," terangnya.
3. Kapolri perintahkan Polda Jateng kawal PSN
Lebih jauh, ia juga berkata secara khusus mendapat perintah langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal PSN yang sedang dibangun di Jawa Tengah. Luthfi mengklaim adanya PSN bisa memajukan perekonomian.
"Semua komitmen atas perintah Kapolri guna melakukan pendampingan dan pengawalan PSN sebagai proyek srategis Indonesia demi kemajuan ekonomi," tegasnya.
4. Bendungan Jragung dibuat untuk mencukupi kebutuhan air di tiga kabupaten
Terpisah, Kepala Balai Besar Pengawas Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Harya Muldianto menyampaikan Bendungan Jragung dibangun untuk menanggulangi banjir dari wilayah atas sekaligus menambah wilayah tampungan air hujan.
"Bendungan ini kan dibangun juga untuk mencukupi sumber air wilayah Kabupaten Semarang, Demak dan sisi utara Grobogan. Saat ini progresnya masih berlangsung lancar walaupun ada beberapa kendala terkait penyediaan bebatuan yang ada di lokasi proyeknya," kata Harya kepada IDN Times.