Semarang, IDN Times - Sebuah kantor yang digunakan untuk operasional proyek pembangunan Mal Pakuwon Gombel Semarang kedapatan mengalami kebakaran, Sabtu malam (18/7/2026). Tim Damkar Kota Semarang meski berjibaku berjam-jam untuk memadamkan kobaran api di area kantor tersebut.
Api Lahap Kantor Proyek Mal Pakuwon Gombel Semarang, Kerugian Rp200 Juta

Seorang pekerja bernama Ariyadi awalnya mendapat informasi bahwa kantornya tiba-tiba muncul percikan api.
Lalu kisaran jam 22.48 WIB malam, dirinya bersama rekan bernama Ariyanto memutuskan melapor ke kantor Damkar Madukoro melalui kontak hotline untuk mengabarkan adanya kebakaran di kantornya.
"Kebakaran diduga karena konsleting listrik," ujar Tantri Pradono, Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Semarang saat dikonfirmasi IDN Times, Minggu (19/7/2026).
Proses pemadaman dikerjakan personel Damkar bersama warga setempat sejak jam 22.58 WIB. Sebab, warga melihat adanya risiko kobaran api bisa menyambar pemukiman yang letaknya berdekatan dengan lokasi kejadian
Tak ayal, personel Damkar melakukan penyemprotan dan berusaha melokalisir area supaya tidak merambat ke pemukiman sebelahnya.
Kisaran jam 23.34 WIB, si jago merah sudah bisa dikendalikan. Selanjutnya pada Minggu dini hari api berhasil dipadamkan seluruhnya dari lokasi kantor proyek Mal Pakuwon Gombel.
Boleh dikatakan upaya gerak cepat personel Damkar bisa mencegah sambaran api mengenai lokasi rumah-rumah warga. Tim Damkar juga melakukan respon cepat kisaran 10 menit.
Adapun luas area yang terbakar selebar 12 meter persegi.
Tantri memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tapi kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp200 juta.






















