Rapat koordinasi safety team diadakan Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Sedangkan menurut Deni, seorang supervisor ground handling yang bertugas di PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, telah berkomitmen melakukan sejumlah antisipasi guna membersihkan benda-benda berbahaya di sekitar runway.
Sementara dari pihak Skadron 11 Semarang mengatakan di taxiway belum terpasang sejumlah papan informasi yang lengkap. Untuk secara garis runningnya belum ada catnya.
"Kalau teman-teman dari angkasa pura ada cat lebih bisa dipakai. Karena tidak hanya Apache, tetapi dari pesawat lainnya," terangnya.
Kemudian untuk penanganan serangan burung di runway, pihaknya pun akan mendukung langkah pembentukan tim pemburu burung. "Kami juga menanyakan apakah sudah ada tim pemburu burungnya. Kalau belum ada maka kami akan mensupport untuk membantu. Kalau perlu kami akan membantu membuatkan suatu wadah khusus untuk pembentukan tim pemburu burung," tegasnya.