Semarang, IDN Times - Gudang minuman bir di Resto Borsumy Jalan Letjen Suprapto Kota Lama Semarang terbakar, Senin pagi (25/6/2026). Kepulan asap awalnya dilihat pengelola Resto Borsumy jam 06.00 WIB dari CCTV.
Kasi Operasional Damkar Kota Semarang Tantri Pradono mengungkapkan lokasi kebakaran di Borsumy berfungsi menyimpan ragam merek minuman alkohol seharga jutaan rupiah.
Bahkan personelnya yang melakukan pemadaman api di lokasi kejadian diminta secara khusus oleh pengelola Borsumy untuk menyelamatkan bir seharga mobil.
"Yang diselamatkan ada minuman seharga mobil, (harga) sekitar Rp200 juta kata pemiliknya begitu. Ada bir yang berusia 25 tahun. Karena memang minuman kayak gitu kalau nomor serinya makin lama kan makin mahal," kata Tantri.
Lebih lanjut, ia memastikan tak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran Resto Borsumy. Tapi lantaran banyaknya bir yang hangus terbakar, personelnya memperkirakan kerugian mencapai Rp2 miliar.
"Kerugian Rp2 miliar karena minuman yang terbakar harganya mahal-mahal," akunya.
Api yang membakar gudang bir Borsumy sempat sulit dipadamkan lantaran kondisi gudang tertutup rapat.
Saat personel Damkar membongkar gembok gudang, proses pemadaman dikerjakan menggunakan satu armada tangki air milik Damkar.
Disinyalir kebakaran Resto Borsumy akibat stop kontak bagian bawah gudang konsleting.
"Indikasinya di bagian bawah ada stop kontak yang konsleting, keluar percikan api terus menjalar ke tumpukan alkohol yang mudah terbakar. Yang terbakar satu ruangan. Kacanya terpaksa kita pecah supaya asapnya bisa keluar," ungkapnya.
Pihaknya pun lega bisa menekan potensi kerugian setelah berhasil melokalisir areal kebakaran di Resto Borsumy.
Gudang bir yang terbakar juga jaraknya masih jauh dari lokasi dapur resto. "Dipadamkan manual sudah tidak bisa, maka harus diturunkan armada dan dibantu rekan-rekan rescue. Untungnya hanya satu ruangan tersebut. Karena jaraknya dengan kichen jauh," tandasnya.
