Semarang, IDN Times - Mendekati Natal dan Tahun Baru, harga cabai di Jawa Tengah melambung tinggi. Lonjakan harga cabai saat ini berkisar 30 persen lantaran banyaknya sentra penghasil cabai yang gagal panen selama musim penghujan bulan November hingga awal Desember 2021.
Busuk Imbas Terkena Hujan, Harga Cabai Meroket 30 Persen Jelang Natal

1. Haga cabai rawit setan kini Rp38 ribu per kilogram
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tegah, Agus Wariyanto mengatakan saat ini harga cabai merah keriting di tingkat pedagang eceran naik menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau juga melonjak menjadi Rp29 ribu per kilogram.
"Lonjakan yang paling terasa pada komoditas cabai rawit setan yang sudah mencapai harga Rp38 ribu per kilogram. Padahal kalau di tingkat produsen harga jualnya hanya Rp27 ribu. Oleh karena itulah, rata-rata harga cabai di tingkat pedagang pasar kenaikannya kisaran 30 persen dari kondisi normal," kata Agus kepada IDN Times, Jumat (10/12/2021).
2. Banyak pasokan cabai busuk saat musim hujan
Kenaikan harga cabai sudah terjadi merata di ribuan pasar tradisional wilayah Jawa Tengah. Agus sudah mendapat data riil bahwa para petani cabai di Temanggung dan dataran tinggi mengeluhkan pasokan cabai yang seret karena terdampak cuaca ekstrem.
Lebih lanjut, pihaknya menuturkan lonjakan harga cabai terjadi sejak sebulan terakhir. pihaknya menuturkan cabai sebagai komoditas sayuran yang rawan mengalami kerusakan saat musim hujan.
"Kalau pas hujan lebat seperti sekarang, banyak petani yang gagal panen. Soalnya cabainya memang banyak yang busuk," terangnya.
3. Dishanpan minta warga ngirit beli cabai
Meski begitu, Agus mengklaim stok persediaan cabai sebenarnya masih ada sebanyak 72.773 ton dan dari hitung-hitungannya masih bisa mencukupi selama setahun ini.
"Tapi yang jadi persoalan adalah pasokan di akhir tahun yang mulai tersendat. Di sisi lain juga konsumsi masyarakat menjelang Natal pasti meningkat. Ya buat jaga-jaga aja, kita minta masyarakat sebaiknya gak usah terlalu banyak beli cabai saat akhir tahun. Toh kita bisa beli cabai bubuk yang kemasan kering," akunya.
4. Kementan diminta stabilkan harga jelang akhir tahun
Lebih jauh, secara umum Agus menyampaikan ketersediaan beras sampai akhir tahun masih bisa mencukupi yakni sebanyak 6,4 juta ton dengan tingkat konsumsi yaitu 3,2 juta ton.
Adapun pasokan sapi ada sebanyak 2 juta ekor, kambing 4 juta ekor dan domba 2 juta ekor. Pihaknya saat ini yang perlu diantisipasi adalah risiko kelangkaan pasokan bawang putih, gula pasir dan kedelai dimana mayoritas masih mengandalkan impor dari luar negeri.
"Kita berharap Kementan bisa menstabilkan harga kebutuhan pokok jelang Natal dan tahun baru. Karena secara nyata kalau lonjakan harga terutama cabai terus terjadi, maka akan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Apalagi kan sentra penghasil di Kebumen dan Cilacap juga rawan banjir," ujar Agus.