Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Daftar Karya di Lawang Sewu Short Film Festival 2026, Cek Disini

Cara Daftar Karya di Lawang Sewu Short Film Festival 2026, Cek Disini
Pembukaan Lawang Sewu Short Film Festival 2026. (dok. Pemkot Semarang)
Intinya Sih
  • Pemerintah Kota Semarang resmi membuka pendaftaran Lawang Sewu Short Film Festival 2026 mulai 1 Juni, dengan tujuan memperkuat ekosistem perfilman dan memberi ruang bagi sineas muda menyuarakan isu sosial-budaya.
  • Festival menghadirkan dua jalur utama: Lawang Sewu Film Fund bertema ketahanan pangan dan lingkungan hidup untuk komunitas lokal, serta kompetisi film pendek nasional bertema 'Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia'.
  • Selain kompetisi, LOFF 2026 juga menggelar Lawang Sewu Talks pada Juni dan malam penghargaan Oktober, sebagai ajang pembekalan serta apresiasi bagi talenta kreatif di industri film Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang resmi membuka pendaftaran ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 mulai 1 Juni 2026. Festival film pendek tahunan tersebut kembali digelar dengan cakupan program yang lebih luas, mulai dari kompetisi film pendek nasional hingga program pendanaan ide cerita bagi komunitas film lokal.

Melalui festival ini, Pemkot Semarang ingin mendorong pertumbuhan ekosistem perfilman sekaligus membuka ruang bagi sineas muda untuk menyuarakan isu sosial, budaya, hingga pembangunan daerah melalui medium film.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan LOFF 2026 tidak sekadar menjadi festival kompetisi film, tetapi juga wadah kolaborasi kreatif yang melibatkan komunitas, akademisi, pelaku industri, dan pemerintah.

“Tahun ini kami menghubungkan program Film Fund dengan target pembangunan daerah. Kami ingin generasi muda ikut menyuarakan isu strategis melalui karya sinema kreatif,” ujarnya.

1. Dua jalur kompetisi dibuka

lawang sewu film festival, film pendek, film festival
Pembukaan Lawang Sewu Short Film Festival 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Pada LOFF 2026, panitia membuka dua jalur utama yang bisa diikuti peserta, yakni Lawang Sewu Film Fund dan Lawang Sewu Film Competition.

1. Lawang Sewu Film Fund

Program ini dikhususkan bagi komunitas film yang berbasis di Kota Semarang. Peserta diminta mengirimkan proposal ide cerita film yang mengangkat tema “Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup”.

Tema tersebut dipilih karena selaras dengan fokus pembangunan Kota Semarang dalam RPJMD tahun kedua.

Melalui jalur ini, panitia akan menyeleksi proposal yang masuk dan memilih 10 ide cerita terbaik untuk mengikuti Mini Lab atau kelas bimbingan intensif bersama sineas nasional secara gratis.

Dari 10 finalis tersebut, nantinya akan dipilih satu proposal terbaik yang berhak memperoleh dana stimulan produksi dari Pemerintah Kota Semarang agar dapat diwujudkan menjadi film pendek utuh.

Periode pendaftaran Film Fund dibuka hingga 15 Juli 2026.

2. Lawang Sewu Film Competition

Selain program pendanaan ide cerita, LOFF 2026 juga membuka kompetisi film pendek berskala nasional yang dapat diikuti pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dari seluruh Indonesia.

Pada kategori ini, peserta wajib mengirimkan karya film fiksi berdurasi maksimal 15 menit yang diproduksi pada rentang tahun 2024 hingga 2026.

Tema yang diangkat dalam kompetisi nasional tahun ini adalah “Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia”.

Melalui tema tersebut, peserta didorong untuk mengangkat berbagai sisi Kota Semarang, mulai dari sejarah, budaya, identitas kota, hingga destinasi wisata ke dalam karya visual kreatif.

Pendaftaran kompetisi film pendek nasional dibuka hingga 1 September 2026.

2. Cara daftar LOFF 2026

lawang sewu film festival, film pendek, film festival
Pembukaan Lawang Sewu Short Film Festival 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Bagi calon peserta yang ingin mengikuti LOFF 2026, panitia telah menyediakan panduan teknis lengkap melalui situs resmi festival.

Berikut langkah pendaftarannya:

  1. Peserta mengakses situs resmi LOFF di lawangsewufilmfest.semarangkota.go.id.
  2. Membaca syarat dan ketentuan sesuai kategori yang dipilih.
  3. Mengunduh panduan teknis serta formulir yang diperlukan.
  4. Menyiapkan proposal ide cerita atau film pendek sesuai tema kompetisi.
  5. Mengunggah seluruh berkas dan karya melalui sistem pendaftaran online sebelum batas waktu penutupan.

Panitia mengimbau peserta memastikan seluruh dokumen dan karya telah sesuai ketentuan teknis agar tidak gugur pada tahap administrasi.

3. Ada Lawang Sewu Talks hingga perebutan penghargaan bergengsi

lawang sewu film festival, film pendek, film festival
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyerahkan hadiah kepada pemenang di Malam Anugerah Lawang Sewu Short Film Festival 2025 yang digelar di di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang, Jumat (19/12/2025). (dok. Pemkot Semarang)

Sebagai bagian dari rangkaian festival, LOFF 2026 juga akan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Lawang Sewu Talks pada 12–13 Juni 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus pembekalan awal bagi calon peserta untuk memahami proses kompetisi, teknis pengajuan karya, hingga peluang pengembangan karier di industri perfilman.

Pada malam puncak yang digelar 22 Oktober 2026, LOFF akan memberikan sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain Film Pendek Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Terbaik, Penyunting Terbaik, Pemeran Terbaik, hingga Film Pendek Favorit.

Pemkot Semarang berharap festival ini dapat menjadi mesin regenerasi talenta kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, dan industri hospitality di Kota Semarang.

“Saya mengajak seluruh anak muda di Kota Semarang dan para sineas kreatif dari seluruh Indonesia untuk segera mengirimkan karya terbaik sebelum batas waktu penutupan. Jangan ragu untuk mulai berkisah dan manfaatkan kesempatan ini sebagai pintu masuk menuju industri sinema yang lebih luas,” pungkas Agustina.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More