Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cas HP Semalaman Ditinggal Tidur? 4 Bahaya Fatal Jarang Disadari Pekerja Kantor
Ilustrasi cas HP (pexels.com/Steve A Johnson)
  • Mengecas ponsel semalaman dapat memicu panas berlebih; risiko korsleting dan kebakaran meningkat bila perangkat diletakkan di kasur, sofa, atau bawah bantal.
  • Baterai lithium-ion lebih cepat menurun performanya jika bertahan di 100 persen berjam-jam, sementara charger terhubung juga tetap menyerap listrik meski baterai penuh.
  • Ponsel yang dicas dekat tempat tidur berpotensi mengganggu tidur karena notifikasi dan paparan cahaya layar, sehingga tubuh lemas dan konsentrasi kerja menurun esok hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
di malam hari

Pekerja kantor mengisi daya ponsel sebelum tidur. Notifikasi dan layar ponsel saat di-cas dapat mengganggu produksi melatonin.

semalaman

Ponsel yang tetap terhubung ke stopkontak dapat mengalami panas terus-menerus akibat trickle charge. Panas yang terperangkap di kasur, sofa, atau bawah bantal dapat memicu korsleting dan kebakaran.

selama berjam-jam setiap malam

Daya baterai yang bertahan di angka 100 persen memberi tekanan tegangan tinggi pada komponen baterai. Kondisi ini dapat mempercepat penurunan kesehatan dan performa baterai.

secara harian

Charger yang tetap terhubung menyerap listrik meski baterai sudah penuh. Pemborosan energi kecil dapat terakumulasi.

bulanan

Akumulasi penggunaan listrik yang tidak efisien dapat berdampak pada tagihan listrik.

esok harinya

Kualitas tidur yang terganggu karena ponsel dekat kepala dapat membuat tubuh lemas dan sulit berkonsentrasi saat bekerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebiasaan mengisi daya ponsel semalaman saat tidur berisiko memicu panas berlebih, kerusakan kesehatan baterai, pemborosan listrik, serta gangguan kualitas tidur.
  • Who?
    Pekerja kantor dan pengguna ponsel yang meninggalkan perangkat terhubung ke charger dan stopkontak sepanjang malam saat tidur.
  • Where?
    Risiko dapat terjadi di tempat tinggal, terutama ketika ponsel yang sedang diisi daya diletakkan di kasur, sofa, bawah bantal, atau dekat tempat tidur.
  • When?
    Risiko muncul saat ponsel dibiarkan terisi daya selama berjam-jam pada malam hari hingga pagi, termasuk setelah baterai mencapai kapasitas penuh.
  • Why?
    Arus pengisian tipis dapat menghasilkan panas, daya 100 persen memberi tekanan tegangan pada baterai, charger tetap menyerap listrik, dan notifikasi layar dapat mengganggu melatonin.
  • How?
    Panas dapat terperangkap oleh kasur atau bantal hingga berisiko korsleting dan kebakaran; pengisian penuh berkepanjangan mempercepat degradasi baterai, sementara layar menyala mengganggu tidur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau HP dicas semalaman dekat kasur, HP bisa jadi panas. Kalau ditaruh di bantal atau kasur, panasnya bisa terperangkap dan bisa bikin kebakaran. Baterai juga bisa cepat lemah. Charger tetap memakai listrik walau baterai penuh. Layar dan bunyi pesan juga bisa bikin tidur tidak nyenyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di balik rutinitas pengisian malam hari, keberadaan fitur ponsel modern yang menghentikan pengisian saat baterai penuh menunjukkan adanya lapisan perlindungan. Artikel ini juga memberi gambaran jelas tentang hubungan suhu, posisi perangkat, daya baterai, konsumsi listrik, dan notifikasi, sehingga risiko yang kerap luput dari perhatian menjadi lebih mudah dipahami.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Mengisi daya ponsel (charge HP) di malam hari sebelum tidur sudah menjadi rutinitas sebagian besar pekerja kantor. Setelah lelah bekerja seharian, meninggalkan ponsel terhubung dengan stopkontak semalaman dianggap cara paling praktis agar baterai terisi penuh 100 persen saat bangun pagi.

Sayangnya, kebiasaan yang terlihat sepele ini menyimpan berbagai risiko tersembunyi. Tidak hanya berpotensi merusak perangkat kesayangan, kebiasaan men-cas HP semalaman juga dapat mengancam keselamatan tempat tinggal.

Berikut 4 bahaya fatal sering men-cas HP semalaman sambil ditinggal tidur ala IDN Times. Yuk, simak biar makin waspada, Lur!

1. Memicu Overheating dan Risiko Kebakaran

ilustrasi smartphone overheat (unsplash.com/Nubelson Fernandes)

Baterai Lithium-ion yang digunakan pada smartphone modern memiliki batas toleransi terhadap suhu panas.

Meskipun ponsel modern dibekali fitur untuk menghentikan pengisian saat daya penuh, arus listrik yang tetap mengalir tipis (trickle charge) menimbulkan panas terus-menerus.

Bahaya makin besar jika ponsel diletakkan di atas kasur, sofa, atau di bawah bantal. Bahan-bahan ini menahan panas (trapped heat), yang dalam kondisi ekstrem dapat memicu korsleting hingga kebakaran.

2. Mempercepat Penurunan Kesehatan Baterai (Battery Health)

Cara Jaga Battery Health HP Biar Awet: Jangan Termakan 5 Mitos Ini!

Kapasitas penyimpanan baterai ponsel akan terdegradasi jauh lebih cepat akibat tekanan tegangan tinggi (high voltage stress).

Baterai Lithium-ion berada dalam kondisi paling stabil saat dayanya di rentang 20 hingga 80 persen.

Membiarkan daya bertahan di angka 100 persen selama berjam-jam setiap malam membuat komponen baterai bekerja ekstra keras, menyebabkan performa baterai cepat drop dan boros.

3. Pemborosan Energi Listrik Tanpa Disadari

Ilustrasi cas HP (pexels.com/Beyzaa Yurtkuran)

Menutup mata semalaman bukan berarti aliran listrik berhenti bekerja.

Daya Vampir (Vampire Power): Charger yang terus terhubung ke stopkontak tetap menyerap energi listrik meskipun baterai HP sudah penuh.

Meski nominal pengeluaran listrik tampak kecil secara harian, akumulasi pemborosan energi ini berdampak pada tagihan listrik bulanan dan penggunaan energi yang tidak efisien.

4. Gangguan Kualitas Tidur Akibat Radiasi dan Paparan Blue Light

ilustrasi mengaktifkan blue light filter di handphone (magnific.com/freepik)

Men-cas HP di dekat tempat tidur secara tidak langsung memengaruhi kualitas istirahat harian pekerja kantor.

Notifikasi yang menyalakan layar ponsel saat di-cas di malam hari dapat mengganggu produksi hormon melatonin penentu kualitas tidur.

Kualitas tidur yang buruk akibat letak HP yang terlalu dekat dengan kepala akan membuat tubuh terasa lemas dan sulit berkonsentrasi saat bekerja esok harinya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article