Semarang, IDN Times - Rekayasa cuaca melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) mulai diterapkan di Kota Semarang. Upaya ini untuk mengurangi intensitas hujan di tengah berlangsungnya cuaca ekstrem saat ini.
Cegah Hujan, Teknologi Modifikasi Cuaca Mulai Diterapkan di Semarang

1. Rekayasa cuaca dengan TMC
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengatakan, untuk mengurangi intensitas hujan pemerintah telah melakukan rekayasa cuaca menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca atau TMC.
Hal ini dapat diketahui dari intensitas hujan di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang akhir-akhir ini mulai berkurang signifikan. Padahal, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Ibu Kota Jawa Tengah masih akan berlangsung cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan.
"Maka, untuk mengurangi hujan juga digelar TMC. Hari ini kita akan melihat pelaksanaan TMC lagi, dan mudah-mudahan banjir Semarang ini bisa segera terkendali," ujarnya, Senin (18/3/2024).
2. Banjir di Semarang bisa terkendali
TMC tak hanya dilakukan di Kota Semarang, namun juga seluruh Jawa Tengah.
"Satu pesawat dari kemarin sudah mulai. Ini cuaca tidak hujan juga salah satu hasil dari TMC. Berdasarkan prediksi BMKG, hujan terus di Jateng," terangnya.
Suharyanto menambahkan, TMC ini memang diterapkan untuk mengurangi hujan. Dia berharap, banjir di Semarang bisa segera terkendali.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, penerapan TMC sangat membantu dalam penanganan banjir di ibu kota Jawa Tengah.
3. Fokus penanganan pasca banjir
"TMC ini juga membantu sekali. Mungkin teman-teman tahu, satu minggu ini prediksi BMKG ini ekstrem cuacanya di sepanjang pesisir pantai utara (Pantura)," tuturnya.
Dengan kondisi intensitas hujan yang berkurang di Kota Semarang, pihaknya bisa fokus untuk melakukan penanganan pasca banjir.
Adapun saat ini, beberapa wilayah yang masih tergenang antara lain Trimulyo, Dong Biru, dan Jalan Kaligawe.
"Lainnya sudah susut termasuk Rusun Kaligawe sudah kering. Hanya tinggal Jalan Raya Kaligawe sama RSI yang genangannya tinggi. Tlogosari sudah surut," tandasnya.