Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cek Daftarnya! 6 Kriteria Fisik Rumah yang Otomatis Bikin Kamu Mental ke Desil 4 ke Atas
Ilustrasi perumahan. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
  • Bansos seperti PKH, BPNT, dan KIP Kuliah ditujukan bagi Desil 1-3; status dapat naik ke Desil 4 karena penilaian kondisi fisik rumah dalam survei.
  • Rumah berdinding tembok permanen rapi, lantai keramik atau material berkualitas, serta atap kokoh tanpa kerusakan dinilai mencerminkan kesejahteraan lebih tinggi.
  • Toilet pribadi bersanitasi layak, listrik mandiri berdaya besar, air berbayar, dan luas rumah lebih dari 8-10 meter persegi per orang meningkatkan skor taraf hidup keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam kondisi fisik rumah disebut sebagai indikator yang dapat menaikkan status kesejahteraan keluarga ke Desil 4 atau lebih dalam pendataan sosial ekonomi, sehingga berpengaruh pada kelayakan bantuan sosial.
  • Who?
    Keluarga yang mengajukan atau menerima PKH, BPNT, dan KIP Kuliah serta petugas pendata lapangan yang menilai kondisi tempat tinggal.
  • Where?
    Penilaian dilakukan di rumah tempat tinggal keluarga melalui survei lapangan dalam registrasi sosial ekonomi. Lokasi wilayah pendataan per saat ini tidak dirinci.
  • When?
    Penilaian berlangsung saat petugas melakukan survei dan pemutakhiran data registrasi sosial ekonomi; jadwal pelaksanaannya hingga saat ini belum ada kepastian.
  • Why?
    Kondisi bangunan dipakai untuk mengukur tingkat kesejahteraan. Rumah permanen, sanitasi layak, listrik besar, akses air berbayar, dan ruang lantai lapang dinilai mencerminkan kemampuan ekonomi lebih tinggi.
  • How?
    Petugas menilai dinding, lantai, atap, toilet, sumber air, daya listrik, serta luas lantai per penghuni. Rumah yang memenuhi indikator tersebut dapat memperoleh skor taraf hidup lebih tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah memberi bantuan untuk keluarga yang datanya ada di desil 1 sampai 3. Petugas melihat rumah untuk menilai keadaan keluarga. Rumah berdinding bagus, lantai keramik, atap kuat, punya toilet sendiri, listrik besar, air berbayar, dan luas bisa membuat keluarga masuk desil 4 atau lebih. Jadi bantuannya bisa berhenti atau tidak diterima.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Uraian kriteria fisik rumah memberi gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana survei menilai kemandirian keluarga. Rumah berdinding kokoh, beratap baik, memiliki sanitasi pribadi, akses air dan listrik, serta ruang yang memadai mencerminkan hunian yang lebih aman, sehat, dan tidak berdesakan. Kejelasan indikator ini membantu menempatkan kondisi kesejahteraan berdasarkan aspek tempat tinggal yang terukur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, seperti PKH, BPNT, hingga KIP Kuliah, ditujukan khusus bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil rendah (Desil 1 hingga Desil 3) pada data registrasi sosial ekonomi. Namun, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan bansos mereka mendadak terhenti atau pengajuannya ditolak karena status desilnya melonjak naik ke Desil 4 ke atas.

salah satu indikator utama penentuan tingkat kesejahteraan dalam survei lapangan adalah variabel kondisi bangunan tempat tinggal. Petugas pendata akan menilai secara rinci fisik rumah yang ditempati.

Penasaran apa saja kriterianya? Simak 6 kriteria fisik rumah yang otomatis bikin kamu dianggap mampu dan 'mental' ke Desil 4 ke atas berikut ini!

1. Dinding Rumah Dominan Tembok Semen Berkualitas Baik

ilustrasi tembok rumah (freepik.com/raw

Konstruksi dinding bangunan menjadi salah satu faktor penentu paling dominan dalam penentuan kelas ekonomi keluarga.

Kriteria: Dinding rumah sudah terbuat dari tembok semen/bata yang berdiri kokoh, diplester rapi, serta dicat bersih di seluruh bagian ruangan utama.

Dampaknya: Rumah dengan dinding tembok permanen berkualitas baik tidak lagi dikategorikan sebagai hunian tidak layak huni (RTLH), sehingga potensi masuk desil sejahtera semakin tinggi.

2. Lantai Rumah Menggunakan Keramik, Granit, atau Marmer

ilustrasi nat lantai keramik (freepik.com/rawpixel.com)

Jenis alas lantai rumah secara langsung mencerminkan tingkat kemampuan finansial penghuninya.

Kriteria: Seluruh area lantai rumah sudah dilapisi keramik, ubin granit, kayu berkualitas, atau marmer bersih (bukan lagi berupa tanah atau semen plesteran kasar yang retak-retak).

Dampaknya: Keberadaan lantai keramik bersih menandakan standar hidup yang sudah di atas garis kemiskinan ekstrem.

3. Atap Rumah Permanen dalam Kondisi Sangat Baik

ilustrasi atap rumah (unsplash.com/photogenie)

Atap bangunan yang kokoh dan tidak bocor menjadi penanda utama kesejahteraan tempat tinggal.

Kriteria: Menggunakan atap genteng pres/keramik, baja ringan, atau beton yang dalam kondisi utuh, rapi, dan tidak ada kerusakan berarti di bagian plafon.

Dampaknya: Petugas pendata menilai rumah tersebut aman dari risiko cuaca dan tidak membutuhkan bantuan perbaikan hunian.

4. Memiliki Fasilitas Sanitasi dan Toilet Pribadi yang Layak

ilustrasi toilet rumah yang bersih (unsplash.com/@cameronsmith)

Ketersediaan sarana kebersihan diri pribadi di dalam rumah menjadi indikator penting penilaian tingkat kesehatan dan ekonomi keluarga.

Kriteria: Memiliki kamar mandi sendiri di dalam rumah dengan toilet leher angsa (kloset jongkok/duduk) yang terhubung langsung ke tangki septic (septic tank) pribadi.

Dampaknya: Fasilitas sanitasi mandiri yang bersih dan permanen otomatis menaikkan skor taraf hidup keluarga.

5. Sumber Air Minum dan Penerangan Menggunakan Daya Listrik Besar

Pengguna listrik token kini bisa lebih mudah memantau kondisi kelistrikan di rumah cukup dengan memasukkan kombinasi angka tertentu pada keypad kWh meter prabayar. (dok. PLN)

Sektor energi dan akses air bersih rumah tangga juga tidak luput dari penilaian petugas survei.

Kriteria: Menggunakan meteran listrik PLN mandiri dengan daya 900 VA (non-subsidi) atau 1.300 VA ke atas, serta menggunakan air PDAM atau air minum kemasan galon bermerek secara rutin.

Dampaknya: Penggunaan daya listrik besar dan air berbayar dianggap sebagai indikator kemampuan finansial yang stabil.

6. Luas Lantai Per Kapita yang Cukup Lapang

ilustrasi lantai rumah (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Ukuran bangunan dibandingkan dengan jumlah anggota keluarga yang tinggal di dalamnya menjadi variabel perhitungan fisik rumah.

Kriteria: Luas lantai bangunan rumah mencapai lebih dari 8 hingga 10 meter persegi per orang (per anggota keluarga).

Dampaknya: Rumah yang tidak lagi berdesakan dan memiliki ruang gerak yang lapang menandakan bahwa kondisi ekonomi keluarga sudah berada di tingkat menengah ke atas.

Mengetahui kriteria fisik rumah di atas dapat membantumu memahami bagaimana kriteria survei lapangan bekerja. Jika kondisi fisik rumahmu sudah memenuhi poin-poin tersebut, secara sistem profil keluargamu akan dinilai sudah mandiri dan berada di luar kategori penerima bantuan sosial.

Curated For You

Editorial Team

Related Article