Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dear Pemudik! Waspadai Tanjakan dan Jalur Berkelok Tol Semarang-Solo
Dirut TMJ Prajudi. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • TMJ mengimbau pemudik di Tol Semarang-Solo agar ekstra hati-hati menghadapi tanjakan dan jalur berkelok, terutama saat hujan deras karena risiko tergelincir meningkat.
  • Prajudi menekankan pentingnya tidak memacu kendaraan berlebihan serta menyarankan pengemudi beristirahat di empat rest area jika merasa lelah selama perjalanan mudik.
  • Volume lalu lintas diprediksi melonjak signifikan hingga lebih dari dua kali lipat selama periode 11–31 Maret 2026, dengan puncak arus mudik pada 18 Maret dan arus balik 24 Maret.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Sejumlah pemudik yang melintasi ruas Tol Semarang-Solo diminta mewaspadai jalur tanjakan dan jalan dengan kontur berkelok-kelok terutama saat diguyur hujan deras.

Dirut Trans Marga Jateng (TMJ) Prajudi mengungkapkan walaupun tidak ada kerawanan yang signifikan di ruas Tol Semarang-Solo, akan tetapi pengguna jalan perlu meningkatkan kehati-hatian terhadap sejumlah medan jalan yang berkelok-kelok dan tanjakan yang terjal.

"Kontur jalan tol ini kan memiliki kemiringan yang tinggi. Mulai tanjakan yang berkelok-kelok. Sehingga memang butuh kehati-hatian yang tinggi," tutur Prajudi kepada IDN Times, Jumat (13/3/2026).

Mesju begitu, pihaknya menyarankan kepada pengguna jalan juga tidak perlu meningkatkan kecepatan kendaraan saat hujan deras melanda Tol Semarang-Solo. Sebab genangan air hujan yang ada di jalan tole beresiko membuat ban mobil tergelincir.

"Maka kami minta jangan berlebihan ketika memacu kecepatan," paparnya.

Lebih jauh lagi, ia bilang dibanding ruas tol lainnya di lajur seksi Semarang menjadi perhatian pihaknya karena menjadi titik lelah para pemudik.

Bagi pemudik yang merasa kecapekan berkendara, katanya sebaiknya menepi ke rest area untuk beristirahat bersama keluarga.

"Di Semarang jadi titik lelah pemudik. Nah, bagi pengguna jalan jangan lihat jaraknya, mengendarai kelihatan capek, langsung istirahat di rest area. Di Tol Semarang-Solo ada empat rest area yang tersedia," jelasnya.

Selama arus mudik 2026, pihaknya memastikan tidak ada diskon tiket. Sebagai gantinya, pihaknya mengoptimalkan layanan di gerbang Tol Semarang-Solo, Tol Bawen, Tol Salatiga.

Pihaknya juga menambah personel untuk layanan top-up, menambah gardu induk dan fasilitas pendukung lainnya. 

Volume lalin akan melonjak dua kali lipat

Sedangkan, TMJ memastikan seluruh layanan operasional Jalan Tol Semarang-Solo dalam kondisi optimal. 

Saat apel siaga personel di kantor TMJ, pihaknya menyampaikan prediksi puncak arus mudik dan arus balik terjadi 18 Maret 2026. Sedangkan prediksi puncak arus balik pada 24 Maret 2026. 

"Selama periode Libur Idul Fitri tahun ini dari tanggal 11 Maret sampai 31 Maret 2026 akan ada peningkatan volume lalu lintas Periode mudik sebesar 222,1 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 2,2 persen dari realisasi 2025. Untuk peningkatan volume lalu lintas Periode balik Sebesar 347,3 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 36,8 persen," ungkapnya. 

Editorial Team