Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Demo Flying Fox di UIN SAIZU Gagal, Umi Nyaris Celaka
Umi Nazelatu Maghfiroh digotong tim SAR gabungan setelah tubuhnya membentur tembok gedung. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Cilacap)
  • Demonstrasi flying fox di UIN SAIZU Purwokerto pada 19 Agustus 2026 mengalami gangguan teknis saat uji coba, membuat Umi Nazelatu Maghfiroh meluncur kencang dan membentur tembok gedung.
  • Panitia melaporkan insiden kepada Damkar Banyumas untuk meminta bantuan USS Banyumas. Tim rescue berangkat pukul 12.20 WIB, tiba pukul 12.55 WIB, lalu melakukan asesmen dan penanganan awal.
  • Umi, mahasiswi UIN SAIZU berusia 20 tahun asal Wonosobo, berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.30 WIB dan dibawa ke RS Orthopaedi Purwokerto untuk penanganan medis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Demonstrasi flying fox di UIN SAIZU mengalami gangguan teknis saat uji coba, membuat Umi Nazelatu Maghfiroh meluncur kencang dan membentur tembok gedung sebelum dievakuasi.
  • Who?
    Umi Nazelatu Maghfiroh, mahasiswi UIN SAIZU berusia 20 tahun asal Desa Kalibeber, Wonosobo, dievakuasi oleh tim rescue USS Banyumas. Kepala Basarnas Cilacap M Abdullah mengonfirmasi insiden tersebut.
  • Where?
    Insiden terjadi di kampus UIN Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Umi kemudian dibawa ke RS Orthopaedi Purwokerto.
  • When?
    Kejadian berlangsung Rabu, 19 Agustus 2026. Tim rescue berangkat pukul 12.20 WIB, tiba pukul 12.55 WIB, mengevakuasi Umi sekitar pukul 13.30 WIB, dan mengadakan debriefing pukul 14.00 WIB.
  • Why?
    Evakuasi dilakukan setelah flying fox yang dinaiki Umi mengalami gangguan teknis dan meluncur mendadak dengan kecepatan tinggi hingga tubuhnya membentur tembok gedung.
  • How?
    Panitia melapor kepada Damkar Banyumas untuk meminta bantuan USS Banyumas. Tim rescue melakukan assessment, berkoordinasi, memberi penanganan awal, menurunkan Umi dari gedung, lalu membawanya ke rumah sakit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Umi sedang mencoba flying fox di kampus UIN SAIZU. Tiba-tiba alatnya bermasalah dan Umi meluncur cepat sampai membentur tembok. Tim penyelamat dari Banyumas datang membantu. Umi berhasil diturunkan dengan selamat lalu dibawa ke rumah sakit di Purwokerto. Sekarang Umi sudah mendapat bantuan dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah gangguan teknis yang mengancam keselamatan Umi, respons cepat tim rescue dan koordinasi dengan pihak terkait menunjukkan kesiapsiagaan penanganan darurat. Setelah asesmen dan pertolongan awal di lokasi, Umi berhasil dievakuasi dengan selamat serta segera memperoleh perawatan lanjutan di rumah sakit, sebelum operasi ditutup dengan penghargaan bagi unsur yang terlibat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyumas, IDN Times - Peristiwa mendebarkan terjadi saat aksi demontrasi flying fox diadakan di kampus UIN Prof KH Saifuddin Zuhri atau UIN SAIZU Purwokerto Banyumas Rabu (19/8/2026). 

Betapa tidak, flying fox yang dinaiki Umi malah mengalami gangguan teknis saat uji coba sedang berlangsung. 

Kepala Basarnas Cilacap M Abdullah membenarkan ihwal insiden yang nyaris mencelakai Umi tersebut. 

Namun menurut Abdullah, setelah proses evakuasi selesai dan survivor telah mendapatkan penanganan medis. "Pada pukul 14.00 WIB dilaksanakan debriefing," ujarnya.

Insiden berawal saat perempuan bernama lengkap Umi Nazelatu Maghfiroh hampir celaka karena flying fox yang ia naiki mendadak meluncur kencang hingga tubuhnya membentur tembok gedung. 

Alhasil setelah melihat acara sedikit kalau, panitia kemudian melapor kepada Damkar Banyumas untuk minta bantuan kepada USS Banyumas agar Umi bisa dievakuasi.

Menindaklanjuti laporan, USS Banyumas memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 12.20 WIB menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 12.55 WIB dan langsung melaksanakan assessment, berkoordinasi dengan stakeholder terkait, serta memberikan penanganan awal buat Umi.

Kisaran jam 13.30 WIB, Umi berhasil dievakuasi lalu dibawa ke RS Orthopaedi Purwokerto supaya mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Umi yang baru berumur 20 tahun itu akhirnya dibawa turun dari atas gedung dengan selamat. Umi tercatat sebagai mahasiswi UIN SAIZU berasal dari Desa Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. 

Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Curated For You

Editorial Team

Related Article