Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dimintai tanggapan media soal keputusan FIFA yang membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ganjar Pranowo pun mengaku memahami betul bahwa Megawati memiliki kekuatan politik yang besar saat menentukan siapa saja kader partai yang layak diusung dalam kontestasi Pemilu.
Ganjar menyebut kekuatan yang dimiliki Megawati terletak pada feeling politiknya yang kuat. Contohnya ketika dirinya pertama kali diusung sebagai Gubernur Jawa Tengah.
"Bu Mega itu punya feeling politik yang luar biasa. Pernah ngantar saya kampanye satu bus, dia ngantar keliling. Saya ingat waktu itu di suatu desa di Kudus. Dan Kudus waktu itu sedang Pilkada. Ibu pada waktu itu bilang gini. Besok kalau kamu sudah dilantik, ini kamu urus, ini kamu urus, ini kamu urus, itu masih kampanye. Tapi ibu sudah bilang besok kalau kamu dilantik," kata Ganjar sembari menirukan perkataan Mega.