Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ditemukan Lemas, Macan Kumbang Betina Mati Saat Dirawat di Dolphin Center Batang

Kab. Pekalongan
Ditemukan Lemas, Macan Kumbang Betina Mati Saat Dirawat di Dolphin Center Batang
Seekor macan kumbang betina saat diinfus oleh petugas medis Dolphin Center Batang. (IDN Times/Dok Humas BKSDA Jateng)
Share Article

Pekalongan, IDN Times - Seekor macan kumbang ditemukan warga Dusun Kroyakan Desa Mesoyi, Kabupaten Pekalongan dalam kondisi lemas. Casmadi, seorang warga pertama kali menemukan macan kumbang tersebut pada Sabtu (25/2/2023) jam 06.00 WIB pagi. Lokasi penemuan masih berada di area Hutan Petungkriyono. 

  1. 1. Macan kumbang yang ditemukan warga usianya sekitar dua tahun

    Seorang petugas medis memeriksa macan kumbang betina di Dolphin Center Batang. (IDN Times/Dok Humas BKSDA Jateng)
    Seorang petugas medis memeriksa macan kumbang betina di Dolphin Center Batang. (IDN Times/Dok Humas BKSDA Jateng)

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari BKSDA, Casmadi menemukan macan kumbang di dalam warungnya. Kepala BKSDA Jateng, Darmanto membenarkan adanya temuan macan kumbang di warung milik Casmadi tersebut. 

    Ia mengatakan hewan predator bernama latin Panthera pardus melas itu kemudian diperiksa oleh tim medis dari lembaga konservasi Dolphin Center Batang yang datang ke lokasi warung milik Casmadi. 

    "Awalnya kan saudara Arif Setiawan dari LSM Swara Owa yang dapat info dari Casmadi. Dari bantuan awal, macan kumbangnya kira-kira usianya sekitar dua tahun. Jenis kelaminnya betina," kata Darmanto dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (1/3/2023). 

  2. 2. Ada banyak luka di tubuh macan kumbang

    ilustrasi macan kumbang hitam (pixabay.com/katerinavulcova)
    ilustrasi macan kumbang hitam (pixabay.com/katerinavulcova)

    Ketika dilakukan pemeriksaan, lanjutnya, katanya pada tubuh macan kumbang ditemukan infeksi, kerusakan jaringan, peradangan karena mengalami hipotermia. Di samping itu, juga ada banyak luka dan belatung pada tubuh macan kumbang tersebut. 

  3. 3. Dititipkan di Dolphin Center untuk Dirawat

    Kepala BKSDA Jateng serahkan empat elang kepala pengelola pusat elang Jawa. IDN Times/Fariz Fardianto
    Kepala BKSDA Jateng serahkan empat elang kepala pengelola pusat elang Jawa. IDN Times/Fariz Fardianto

    Setelah diberi obat antibiotik, Darmanto menyampaikan macan kumbang itu lalu dibius sementara dan diinfus serta diberi obat pereda nyeri dan vitamin. 

    "Selanjutnya dievakuasi dan kita titipkan sementara ke Dolphin Center Batang. Supaya bisa diberi penanganan medis lebih lanjut. Turut serta dalam penangkapan macan kumbang ada petugas Perhutani KPH Pekalongan Timur, Polsek Talun, Koramil Talun, CDK Jateng, pak kades dan warga lokal," terangnya. 

  4. 4. Muntah-muntah saat diberi makan tikus putih dan seekor ayam

    https://www.pexels.com/@denishan-joseph-2535613/
    https://www.pexels.com/@denishan-joseph-2535613/

    Lebih lanjut, ia mengaku saat dirawat di Dolphin Center, dirinya mendapat informasi bahwa petugas medis memberi makan macan kumbang berupa tikus putih satu ekor, daging ayam satu ekor dan masih diinfus. Tapi setiap diberi makan, macan kumbang selalu dimuntahkan. 

  5. 5. Macan kumbang di Dolphin Center mati karena infeksi

    Para petugas saat menunjukan dokumen kelahiran bayi lumba-lumba di Pantai Cahaya Kendal. Dok Humas BKSDA Jateng
    Para petugas saat menunjukan dokumen kelahiran bayi lumba-lumba di Pantai Cahaya Kendal. Dok Humas BKSDA Jateng

    Malahan, keterangan dari petugas Dolphin Center menyebutkan kalau macan kumbang di hari Minggu (26/2/2023) kondisinya menurun. 

    Ada dokter hewan dan tim medis Dolphin Center yang berusaha maksimal memberikan pertolongan medis. Namun tetap tidak bisa diselamatkan. 

    "Ada banyak organ dalam yang telah rusak dan membusuk. Dan ditemukan banyak cacing di usus macan kumbang. Diduga kematian macan kumbang disebabkan kegagalan fungsi organ dan infeksi parasit akut. Itu diketahui dari hasil nekropsi tim medis," bebernya. 

    Untuk mengusut lebih dalam pemicu kematian macan kumbang, Darmanto telah mengirimkan sampel organ hewan tersebut ke Departemen Pantologi UGM Yogyakarta agar dapat dilakukan uji laboratorium. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More