Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Emak-emak di Demak Tewas saat Berburu Elpiji 3 Kg, Uang Asuransinya Dirampok
Ilustrasi. Barang bukti upaya perampokan oleh WNA Di Kabupaten Malang. (Dok. Humas Polres Malang)

Demak, IDN Times - Keluarga Tri Lestari, seorang ibu yang meninggal dunia setelah berburu elpiji 3 kilogram tertimpa musibah. Pasalnya hanya selang dua hari pasca Tri meninggal, pihak keluarganya menjadi korban perampokan. 

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Winardi, membenarkan terkait informasi tersebut. Ia mengatakan, korban sudah membuat laporan ke kepolisian pada Kamis kemarin. 

"Laporannya baru aduan, kemarin. Jadi saat ini masih penyelidikan," katanya, Jumat (7/2/2025). 

Kejadian tersebut berawal saat Sugeng, suami korban mengambil pencairan uang asuransi di salah satu bank BUMN di Demak, Kamis (6/2/2025) kemarin. 

Saat itu Sugeng bersama temanya naik mobil melewati Jalan Raya Demak-Godong, Desa Sidomulyo, Wonosalam. 

Apesnya ban mobil sebelah kiri tiba-tiba bocor. Usut punya usut, ban tersebut tampak sobek karena terkena pisau tajam. Teman Sugeng lalu mencari bengkel untuk mengganti ban serep.

Sedangkan Sugeng yang sudah janji dengan keluarga di rumah meminta tolong pengendara motor guna mengantarkannya pulang. Namun, saat itulah dua pelaku perampokan muncul dari pintu kanan depan mobil. Pelaku kabur naik motor dengan membawa plastik berisi uang asuransi korban. 

Winardi mengaku baru satu orang saksi yang diperiksa. Perkembangan lebih lanjut akan dismapaikan seusai pendalaman.

"Baru korban yang diperiksa. Intinya kita menindak lanjuti aduan ini, sekarang penyelidikan," katanya. 

Editorial Team

Related Article