Semarang, IDN Times — Isu stunting atau tengkes pada anak masih menjadi perhatian utama para orang tua di Indonesia. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal tidak selalu harus mengeluarkan biaya mahal dengan rutin berobat ke klinik swasta, lho. Ibu dan Ayah sebenarnya bisa melakukan pemantauan mandiri secara berkala di rumah menggunakan alat-alat sederhana.
Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak 5 cara praktis mengecek tumbuh kembang dan potensi stunting anak sendiri di rumah, Lur!