Semarang, IDN Times – Menjadi mitra pengemudi tak lagi diposisikan sebagai satu-satunya pilihan untuk berkembang di ekosistem Grab. Perusahaan teknologi tersebut memperluas GrabAcademy sebagai wadah pembelajaran yang membuka sejumlah jalur pengembangan bagi mitra pengemudi dan merchant.
Program yang diluncurkan dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia ini mengusung tema “Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas”. GrabAcademy tidak hanya menawarkan pelatihan, tetapi juga jalur untuk memperluas sumber penghasilan, mulai dari beralih ke layanan roda empat hingga merintis usaha kuliner, menjadi kreator, instruktur, maupun melanjutkan pendidikan.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan, konsep “naik kelas” tidak harus dimaknai sebagai keharusan meninggalkan pekerjaan sebagai mitra pengemudi.
“Naik kelas tidak harus berarti menempuh jalan yang sama, tetapi memiliki semakin banyak pilihan untuk menentukan jalan ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8/2026).
