Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Indonesia Borong 11 Emas di Eropa, Leani Ratri Raih Lima Gelar

Indonesia Borong 11 Emas di Eropa, Leani Ratri Raih Lima Gelar
Timnas Indonesi Para Bulu Tangkis meraih juara dalam rangkaian turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. (Dok/Istimewa)
Intinya Sih
  • Tim para bulu tangkis Indonesia sukses meraih total 22 medali di dua turnamen Eropa, termasuk 11 emas, dengan Leani Ratri Oktila menyumbang lima emas dari berbagai nomor.
  • Pelatih Jarot Hernowo menilai hasil di Prancis dan Irlandia menjadi modal penting menuju Asian Para Games 2026, sekaligus memperkuat posisi atlet Indonesia dalam peringkat dunia.
  • Leani Ratri mengubah strategi permainan untuk menaklukkan pasangan India di final Irlandia dan kini menargetkan tiga emas pada Asian Para Games 2026 di Nagoya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

SOLO, IDN Times – Tim para bulu tangkis Indonesia tampil impresif dalam rangkaian turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. Dari dua kejuaraan bergengsi yang berlangsung di Prancis dan Irlandia, Merah Putih berhasil membawa pulang total 22 medali, terdiri atas 11 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Atlet andalan Leani Ratri Oktila menjadi sorotan usai menyumbang lima medali emas untuk Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi skuad para bulu tangkis Indonesia yang diproyeksikan tampil di Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028. Selain membuktikan dominasi di level internasional, hasil tersebut juga mendongkrak posisi atlet Indonesia dalam perburuan poin peringkat dunia menuju kualifikasi Asian Para Games.

1. Leani Ratri Sabet Lima Medali Emas

IMG_6717.jpeg
Timnas Indonesi meraih juara dalam rangkaian turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. (Dok/Istimewa)

Perjalanan tim Indonesia diawali pada ajang French Para Badminton International 2026 di Mulhouse, Prancis, 16–21 Juni 2026. Di turnamen tersebut Indonesia mengoleksi lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut di British & Irish Para Badminton International 2026 yang digelar di Dublin, Republik Irlandia, pada 24–28 Juni 2026. Prestasi Indonesia semakin meningkat dengan meraih enam medali emas, satu perak, dan empat perunggu sekaligus keluar sebagai juara umum.

Leani Ratri menjadi atlet paling bersinar setelah mengoleksi lima medali emas dari dua turnamen tersebut. Ia konsisten menjadi juara di nomor tunggal putri klasifikasi SL4, ganda campuran SL3-SU5 bersama Hikmat Ramdani, serta ganda putri SL3-SU5 bersama Khalimatus Sadiyah.

Tak hanya Leani, Subhan juga tampil gemilang dengan selalu menjadi juara di nomor ganda putra SH6 bersama Dimas Tri Aji dan ganda campuran SH6 bersama Rina Marlina. Sementara pasangan Fredy Setiawan/Hikmat Ramdani juga konsisten mempertahankan dominasi di nomor ganda putra SL3-SU5.

2. Pelatih Sebut Hasil di Eropa Jadi Modal Asian Para Games.

IMG_6718.jpeg
Timnas Indonesi meraih juara dalam rangkaian turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. (Dok/Istimewa)

Koordinator pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, mengapresiasi penampilan para atlet yang mampu bersaing dengan para pemain terbaik Asia.

Menurutnya, dua turnamen di Eropa memiliki arti penting karena menjadi ajang perebutan poin menuju Asian Para Games 2026.

“Di nomor-nomor tertentu, pesertanya kebanyakan dari ranking lima besar Asia. Mereka itulah yang nanti akan ikut di Asian Para Games 2026. Dan, kalau melihat dari klasemen yang ada, atlet-atlet unggulan kita sudah menempati posisi yang Insya Allah lolos dalam kualifikasi untuk bertanding di Asian Para Games,” kata Jarot, Rabu (1/7/2026).

Jarot menilai atmosfer persaingan Asian Para Games sudah terasa sejak kejuaraan di Prancis dan Irlandia. Salah satu rival terberat Indonesia datang dari India, khususnya di nomor ganda putri SL3-SU5.

Pasangan India Manasi Girishchandra Joshi/Thulasimanthi Murugesan sempat mengalahkan Leani Ratri/Khalimatus Sadiyah di final Prancis. Namun, pasangan Indonesia berhasil membalas kekalahan tersebut saat bertemu kembali di final Irlandia.

“Persaingan di antara atlet dari Asia sangat ketat karena di nomor-nomor yang menjadi unggulan kita saingan utamanya sebagian besar dari atlet Asia. Hanya ada satu atau dua nomor saja yang pesaingnya datang dari benua lain,” tutur Jarot.

3. Leani Ubah Strategi, Bidik Tiga Emas di Nagoya

IMG_6716.jpeg
Timnas Indonesi Para Bulu Tangkis meraih juara dalam rangkaian turnamen internasional di Eropa sepanjang Juni 2026. (Dok/Istimewa)

Leani Ratri mengaku bersyukur mampu membawa pulang hasil maksimal dari dua turnamen di Eropa. Baginya, tiga medali emas yang diraih di Irlandia terasa spesial karena turnamen tersebut merupakan kompetisi level tertinggi dalam kalender resmi BWF.

“Puji Tuhan hasil di dua event kemarin seperti yang diinginkan,” kata Ratri.

Leani mengungkapkan perubahan strategi menjadi kunci keberhasilan, terutama saat menghadapi pasangan India di final ganda putri Irlandia.

“Kita kalah (di Perancis) lewat pertandingan yang ketat. Dari sisi head to head juga kita saling mengalahkan. Di turnamen level satu (Irlandia), kita bisa menang karena lebih siap dan mau mengubah pola permainan,” ungkap Ratri.

Meski berhasil membalas kekalahan, Leani menilai para atlet India tetap menjadi lawan utama yang harus diwaspadai pada Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.

“Target pribadi di Nagoya nanti, bisa bertanding dalam kondisi badan yang sehat, bugar, supaya bisa meraih tiga emas,” ucap Ratri.

Sebelum tampil di Asian Para Games yang dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026, tim para bulu tangkis Indonesia masih akan mengikuti satu turnamen internasional di China pada Agustus mendatang sebagai bagian dari persiapan menuju pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet difabel tersebut.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More