Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalan Berlubang di Semarang Diperbaiki, Targetkan Lebaran Sudah Mulus
Ilustrasi jalan berlubang.
  • Pemkot Semarang melakukan perbaikan jalan rusak setelah material tersedia pada Februari lalu.
  • Perbaikan dimulai dengan betonisasi di sejumlah halte atau shelter BRT, dilakukan selama 20 hari ke depan.
  • Koordinasi dengan pihak provinsi dan pusat untuk perbaikan infrastruktur jalan yang berada di luar kewenangan Kota Semarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Pemkot Semarang bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang di sejumlah ruas di Ibu Kota Jawa Tengah. Perbaikan jalan ini dilakukan setelah material tersedia pada Februari lalu.

1. Betonisasi di shelter BRT

Perbaikan jalan berlubang dan rusak di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Kepala DPU Kota Semarang, Soewarto mengatakan, perbaikan dimulai dengan betonisasi di sejumlah halte atau shelter BRT. Pembangunan ini akan berlangsung kurang lebih 20 hari ke depan guna memastikan kekuatan dan umur beton.

“Mulai hari ini kita cutting dulu sepanjang 40 m x 3,5 m, kita ganti dengan beton. Kurang lebih dibutuhkan waktu 20 hari ke depan guna memastikan umur dan kualitas beton sempurna,” ungkapnya, Kamis (6/3/2025).

Tak hanya di shelter BRT Jalan Pemuda saja, pihaknya juga akan melakukan survei dan pengecekan pada halte lain untuk memastikan kebutuhan perbaikan pada masing-masing wilayah.

"Betonisasi atau cukup dengan penambalan area rusak saja, akan disesuaikan dengan kondisi jalan," lanjutnya.

2. Pelapisan jalan di Arteri Soekarno Hatta dan SMKN Grafika Banyumanik

Perbaikan jalan berlubang dan rusak di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Selanjutnya, setelah adanya ketersediaan material pada pertengahan Februari lalu, DPU Kota Semarang telah siap melaksanakan sejumlah perbaikan infrastruktur jalan yang sempat beberapa kali dikeluhkan oleh warga masyarakat maupun warganet di media sosial.

Perbaikan dan pelapisan jalan meliputi untuk ruas Jalan Arteri Soekarno Hatta dan jalan berlubang di sekitar SMKN Grafika Banyumanik. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan DPU Provinsi Jawa Tengah guna perbaikan ruas jalan depan ADA Majapahit hingga lampu lalu lintas Jalan Fatmawati yang memang merupakan kewenangan provinsi.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ada di ruas kota Semarang dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan," kata Soewarto.

Saat ini, pihaknya juga akan memastikan kelayakan dan keamanan infrastruktur jalan terlebih menjelang mudik dan hari raya Idul Fitri akhir Maret mendatang.

3. DPU secara berkala lakukan penyisiran

Perbaikan jalan berlubang dan rusak di Kota Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Perbaikan infrastruktur jalan yang ada di Kota Semarang terbagi dalam sejumlah kewenangan, yakni pemerintah kota oleh DPU dan Disperkim, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Pihaknya pun melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak untuk memastikan perbaikan infrastruktur jalan yang berada di luar kewenangan Kota Semarang sehingga dapat segera dilaksanakan.

Untuk perbaikan jalan yang menjadi kewenangan, DPU secara berkala melakukan penyisiran, pemantauan, dan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kota Semarang. Sedangkan, untuk ruas jalan di luar kewenangan Pemkot, pihaknya melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak provinsi maupun pusat.

Menurut Soewarto, pemantauan ruas jalan dilakukan oleh empat UPTD DPU Kota Semarang yang meliputi UPTD 1 Semarang Barat sampai Mijen, UPTD 2 Semarang Tengah, UPTD 2 Semarang Timur dan UPTD 4 Semarang Selatan hingga wilayah Gunung Pati. Selain itu, pihaknya juga terbuka dengan aduan dan masukan warga baik melalui kanal aduan ataupun media sosial.

Editorial Team

Related Article