Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KAI Operasikan 9.500 Perjalanan Kereta Api saat Mudik Lebaran, Petugas Siaga

KAI Operasikan 9.500 Perjalanan Kereta Api saat Mudik Lebaran, Petugas Siaga
Seorang calon penumpang kereta api menggunakan handphone saat menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan trafik perjalanan kereta api selama momen arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini mengalami peningkatan 8 persen. Direktur Pengelolaan Sarana KAI, John Roberto mengatakan terdapat 9.500 perjalanan kereta api yang dioperasikan untuk seluruh Daop di Indonesia. 


"Sesuai amanat Pak Dirut ada 9.500 perjalanan KA atau naik 8 persen dari tahun lalu untuk melayani pelanggan kita yang secara serentak liburnya memang panjang," ungkap John saat ditemui wartawan di sela apel kesiapsiagaan personel KAI Daop 4 Semarang di pelataran Stasiun Tawang Semarang, Senin (24/3/2025). 

1. Siapkan kuota 4,5 juta tempat duduk di gerbong

Seorang penumpang kereta api memejamkan mata saat duduk di dalam gerbong. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Seorang penumpang kereta api memejamkan mata saat duduk di dalam gerbong. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Ia berkata dengan total perjalanan kereta api tersebut, maka tempat duduk di gerbong yang disiapkan saat ini sebanyak 4,5 juta. Sedangkan jumlah tiket kereta api yang terjual hingga H-8 Lebaran kemarin mencapai lebih dari 60 persen. 


Lebih lanjut, pihaknya memperkirakan selama momen mudik Lebaran tahun nini rute menuju Jawa Tengah dan Yogyakarta masih menjadi favorit para pemudik dari berbagai provinsi. 

2. Penjualan tiket kereta api sudah diatas 60 persen

Direktur Pengelolaan Sarana KAI John Roberto. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Direktur Pengelolaan Sarana KAI John Roberto. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Oleh sebab itulah, pihaknya mengklaim posko angkutan Lebaran selama 22 hari ke depan proses pelayanan akan dimaksimalkan. "Sampai kemarin (penjualan tiket) sudah di atas 60 persen seluruh site yang kita siapkan untuk angkutan Lebaran. Rute favorit ke Jogjakarta, Jawa Tengah," paparnya. 

3. Siapkan ratusan ribu petugas keamanan

Seorang potter mendorong troli berisi barang bawaan penumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Seorang potter mendorong troli berisi barang bawaan penumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pihaknya memprediksi puncak arus mudik akan terjadi 28 Maret lusa dan arus balik akan meningkat pada 8 April. 


Tak cuma itu saja, pihaknya juga sudah menggelar ramcek pada armada kereta api dan pengawasan bersama dengan DJKA serta Kementrian PU untuk memastikan semua jalur yang rawan dapat tertangani dengan baik. 


Saat ini KAI meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko cuaca ekstrem dengan menyiagakan 200 ribu petugas gabungan di semua jalur perlintasan. Mereka selain ditugaskan memantau jalur rawan bencana, juga harus mengantisipasi potensi kecelakaan yang ada di jalur perlintasan tak berpaling pintu. 


"Jumlah petugas yang kita siapkan di sisi keamanan 200 ribu dari internal dan eksternal. Kita juga tambah petugas di perlintasan tidak dijaga sebanyak seribu orang. Kita koordinasikan agar kecelakaan dapat terus kita turunkan," kata John. 

4. Petugas KAI siap hadapi arus mudik

Kepala Daop 4 Semarang, Daniel Hutabarat mendampingi Direktur Pengelolaan Sarana KAI John Roberto saat cek kesiapan petugas peron Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Kepala Daop 4 Semarang, Daniel Hutabarat mendampingi Direktur Pengelolaan Sarana KAI John Roberto saat cek kesiapan petugas peron Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Kepala Daop 4 Semarang, Daniel Hutabarat menekankan adanya apel kesiapsiagaan personel dimanfaatkan untuk memeriksa kondisi fisik dan mental para petugas KAI dalam menghadapi libur panjang Lebaran.


Di samping itu, saat ini ada 33 personel yang disiagakan di wilayahnya untuk melakukan penjagaan ekstra selama mudik Lebaran. 


"Kita siapkan 33 personnel untuk penjagaan ekstra ke lokasi perlintasan sebidang," ujar Daniel. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Guru Honorer Dihapus, Disdik Usul Penerimaan Guru ASN di Semarang

28 Mei 2026, 21:18 WIBNews