Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siagakan Keamanan, Kota Semarang Siap Sambut Pemudik Lebaran 2025

Siagakan Keamanan, Kota Semarang Siap Sambut Pemudik Lebaran 2025
bersama TNI, Polri, serta stakeholder terkait melakukan sejumlah persiapan untuk memberi rasa aman, nyaman dan kelancaran aktivitas para pemudik. (dok. Pemkot Semarang)
Intinya Sih
  • Kota Semarang siap menyambut pemudik Lebaran 2025 dengan persiapan bersama TNI, Polri, dan stakeholder lainnya.
  • Pemkot Semarang memastikan ketersediaan pangan aman hingga tujuh bulan ke depan untuk masyarakat merayakan Idulfitri tanpa kekhawatiran.
  • Operasi Ketupat Candi 2025 digelar 23 Maret–8 April dengan 1.332 personel gabungan untuk menjamin keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - Kota Semarang siap menyambut pemudik yang akan pulang kampung pada perayaan IdulFitri 1446 Hijriyah. Pemkot Semarang bersama TNI, Polri, serta stakeholder terkait melakukan sejumlah persiapan untuk memberi rasa aman, nyaman dan kelancaran aktivitas para pemudik. 

1. Ketersediaan pangan dalam kondisi aman

Pedagang daging ayam potong di Pasar Karangayu Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Pedagang daging ayam potong di Pasar Karangayu Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan stakeholder terkait persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025.

"Alhamdulillah, Rakor dengan Forkopimda dan stakeholder terkait, kaitannya dengan ketersediaan pangan saat Lebaran, semuanya dalam kondisi aman," ungkapnya, Minggu (23/3/2025).

"Bahkan untuk beras, kami masih ada cadangan di Bulog sampai tujuh bulan ke depan, dan lainnya juga sudah siap semua. Saya kira, masyarakat dalam merayakan Idulfitri nanti akan merasa nyaman, tidak perlu ada kekhawatiran dalam hal ketersediaan bahan pangan," lanjutnya.

Pemkot Semarang bersinergi dengan kepolisian, TNI dan mitra Kamtibmas dalam menjamin keamanan dan kelancaran mudik di Ibu Kota Jawa Tengah. Sehingga, para pemudik yang datang ke Semarang menjadi aman dan nyaman.

2. Upayakan perbaikan jalan bisa selesai

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin memantau proyek perbaikan jalan. (dok. Pemkot Semarang)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin memantau proyek perbaikan jalan. (dok. Pemkot Semarang)

Kemudian, terkait dengan kondisi jalan di Kota Semarang, Iswar menyatakan secara umum sudah siap dilalui pemudik. Saat ini perbaikan jalan, khususnya jalur pemudik terus dikebut dan ditargetkan rampung maksimal pada H-3 Lebaran.

"Kita upayakan perbaikan jalan bisa selesai dalam pekan ini," imbuhnya.

Sementara, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, Operasi Ketupat Candi 2025 akan mulai digelar 23 Maret hingga 8 April 2025. Sebanyak 1.332 personel gabungan dari TNI, Polri, jajaran Pemkot Semarang dan stakeholder terkait, termasuk mitra Kamtibmas akan dikerahkan di pelaksanaan operasi tersebut.

"Operasi KetupatCandi merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan langkah-langkah preemtif, preventif, untuk menjamin keamanan, kelancaran dan ketertiban aktivitas kegiatan masyarakat, terutama yang akan melaksanakan mudik agar nyaman. Termasuk saat balik lagi, agar bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib," katanya.

3. Ada program penitipan kendaraan di Polsek

bersama TNI, Polri, serta stakeholder terkait melakukan sejumlah persiapan untuk memberi rasa aman, nyaman dan kelancaran aktivitas para pemudik. (dok. Pemkot Semarang)
bersama TNI, Polri, serta stakeholder terkait melakukan sejumlah persiapan untuk memberi rasa aman, nyaman dan kelancaran aktivitas para pemudik. (dok. Pemkot Semarang)

Pada momen Idulfitri nanti, Polrestabes Semarang siap melaksanakan program Valet Ride dari Polda Jateng.

"Para pemudik dari luar Jateng, khususnya dari Jakarta dan Jabar, setibanya di Pejagan, Brebes. kendaraan roda dua akan ditampung dengan truk. Sedangkan, pengemudinya akan dinaikkan bus Polri. Dikawal di jalur tol dan finish-nya di Polrestabes Semarang, mulai 24-30 Maret 2025," jelasnya.

Selain itu, ada juga program layanan penitipan kendaraan bermotor di tiap-tiap Polsek di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

"Selain kegiatan dalam rangka pengamanan rumah yang ditinggal, kami juga ada program layanan penitipan kendaraan bermotor di polsek-polsek. Sehingga, masyarakat bisa tenang dan merasa aman saat pulang kampung. Kami pastikan tidak ada biaya sedikitpun terkait penitipan kendaraan bermotor tersebut," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More